| Selasa, 11 Mei 2004 | NASIONAL |
Massa Gus Dur Coba Dobrak Kantor KPUJAKARTA - Ratusan pendukung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang kembali melakukan unjuk rasa di Gedung KPU Pusat Jalan Imam Bonjol, Senin kemarin, mencoba berupaya merobohkan pintu gerbang KPU yang dijaga ketat aparat keamanan. Upaya menjebol pintu gerbang itu dilakukan setelah massa yang mengaku berasal dari Aliansi Mahasiswa Jakarta, Banten, dan Subang Jawa Barat tersebut kembali mengecam KPU berkaitan dengan syarat kesehatan calon presiden dan wakil presiden. Persyaratan itu menurut mereka sangat merugikan Gus Dur yang mengalami gangguan penglihatan. Karena itulah, mereka menuntut agar persyaratan tersebut dicabut. Setelah melakukan orasi yang dilakukan secara bergantian selama hampir dua jam, massa akhirnya berupaya merobohkan pintu gerbang KPU. Namun upaya tersebut terhenti, setelah koordinator lapangan Zaenal Arifin meminta para pengunjuk rasa mengurungkan niatnya. Alasan Zaenal, langkah sikap itu justru akan merusak nama baik Gus Dur.'' Kami harap kawan-kawan menghentikan upaya ini. Kita kembalikan saja semuanya kepada rakyat,'' kata Zaenal. Dalam aksinya yang memacetkan ruas Jalan Imam Bonjol, massa kembali mengecam KPU yang dinilai diskriminatif dalam persyaratan kesehatan calon presiden. Massa juga menuduh KPU telah dibayar sebuah partai politik tertentu yang takut Gus Dur terpilih jadi presiden. Selain itu, pengunjuk rasa juga menuduh persyaratan itu sengaja diterapkan KPU, karena KPU Pusat ingin menjegal Gus Dur. ''KPU sengaja menerapkan peraturan ini demi mengganjal Gus Dur. Ini akibat Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin ingin jadi menteri,''ujar Zaenal. Ketegangan akhirnya dapat dikendalikan, setelah para tokoh aksi massa berupaya meredam kemarahan massa. Aksi itu berakhir tanpa insiden.(bn-33t) |