logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 Mei 2004 SEMARANG
Line

Terganggu Kokok Ayam, Tetangga Dijotosi

SALATIGA - Hanya gara-gara kokok ayam jago, Damar (20), warga Pungkursari RT 5 RW 3 Kelurahan/Kota Salatiga, Jumat (30/4) harus berurusan dengan Satserse Polres Salatiga.

"Dia dilaporkan tetangganya sendiri karena melakukan penganiayaan," jelas Kapolres AKBP Drs Wanto Sumardi SH melalui Kasatreskrim AKP Bambang Sutanto SH, Jumat (30/4).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Suara Merdeka, korban yang dijotosi Damar adalah Sudarwanto (41). Saat kejadian, korban sedang membuat kandang untuk ayam aduannya jenis jago bangkok.

Ketika sedang asyik membuat kandang, tiba-tiba Sudarwanto didatangi tersangka dan diduga langsung melayangkan jotosan sebanyak tiga kali. Akibatnya bibir korban pecah dan bagian bawah matanya mengalami bengkak.

Saat dijotosi tetangganya sendiri, Sudarwanto tak memberikan perlawanan. Namun, sebelum terjadi hal - hal yang tak diinginkan, aksi Damar dilerai oleh dua tetangga Sudarwanto. Akibat luka-lukanya, korban memeriksakan diri ke puskesmas.

Dari puskesmas, korban melaporkan aksi penganiayaan tersebut ke Mapolres Salatiga. Saat Damar didatangi di rumahnya, tidak ada. Namun sekitar Jumat siang, tersangka berhasil ditangkap petugas.

Tersangka mengaku menjotosi tetangganya sendiri karena kesabarannya sudah habis. Pasalnya, korban tak segera memindahkan kandang-kandang ayamnya ke lokasi lain yang hampir setiap hari, kokoknya mengganggu ketenangan hidupnya.

Apalagi saat korban tidur, sering terbangun secara tiba-tiba karena terganggu kokok ayam. Seperti halnya saat kejadian sekitar pukul 10.00. Saat itu, korban yang masih tertidur mengaku terjaga karena kokok kelima ayam jago korban."Saya sudah jengkel sekali. Saya sudah sering memeringatkan, namun tak pernah diindahkan," aku Damar.(A2-73)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA