| Selasa, 11 Mei 2004 | SEMARANG |
UAN di Grobogan Dikabarkan Bocor
GROBOGAN-Hari pertama ujian akhir nasional (UAN) di Purwodadi, Grobogan dikabarkan terjadi kebocoran jawaban, baik soal Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Beberapa siswa SLTA swasta di Purwodadi mengaku mengatahui adanya bocoran jawaban UAN. Bahkan ada juga yang menunjukkan jawaban soal pilihan ganda mata pelajaran Bahasa Inggris. Jawaban itu ditulis rapi dalam kertas putih berukuran 5 x 8 sentimeter. Dian, siswa SMA swasta di Purwodadi, menuturkan, dia mendapat bocoran jawaban UAN itu dari temannya di sekolah. Saat itu dia melihat beberapa temannya sedang bergerombol menulis bocoran tersebut. "Saya sendiri tidak tahu dari mana bocoran itu diperoleh," katanya. Dia mengaku tidak begitu yakin atas bocoran tersebut. Meski demikian, dia tetap menghafal 60 jawaban yang ditulisnya sebelum ujian itu. "Sewaktu ujian, saya melirik ke salah seorang teman yang jadi juara kelas, kok hampir sama jawabannya," kata Dian yang merasa optimistis bakal dapat nilai 7 untuk pelajaran Bahasa Inggris itu. Di tempat terpisah, Ristio, siswa SMU Kristen 1 Purwodadi juga mengatakan mendengar kalau ada bocoran jawaban UAN. Meski demikian, dia tak yakin akan kebenaran bocoran tersebut. "Sejak dulu selalu ada kabar tentang bocoran. Namun, saya belum pernah menjumpainya. Kalaupun ada, saya tidak percaya dengan bocoran itu. Bisa jadi itu hanya menyesatkan," ujarnya. Dalam hubungan ini Kepala SMU Negeri 1 Purwodadi Drs Margono mengatakan, tidak mungkin terjadi kebocoran soal. Sebab, soal itu diberikan ke sekolah pagi hari sebelum diselenggarakan ujian. "Sampai saat ini saya belum mendapat kabar adanya kebocoran," tegasnya. Hal senada diungkapkan Kepala SMU Muhammadiyah Purwodadi H Dasirin Spd. Dia juga mengaku belum mendengar adanya kebocoran. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Grobogan Drs H Sri Mulyadi MM menepis adanya kabar kebocoran tersebut. Sebab, naskah itu dikirimkan dari pusat ke Grobogan pada Sabtu (8/5) dan baru diberikan ke sekolah-sekolah Senin (10/5). Selain itu, naskah UAN dijaga ketat. "Ya nanti dilihat saja, apakah yang mendapat bocoran itu nilainya bagus atau tidak. Jika tidak berarti itu ngapusi," katanya. Dia mengimbau siswa peserta UAN agar tidak mempercayai bocoran jawaban tersebut. Bisa jadi jawaban yang beredar itu akan menyesatkan mereka. "Apabila ada yang ketahuan membocorkan UAN, akan kami proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya. (H3-64k) |