| Selasa, 11 Mei 2004 | KEDU & DIY |
Sehari Menjabat Sudah Hadapi Kasus KriminalYOGYAKARTA -Baru dua hari menjabat Kapoltabes Yogyakarta, AKBP Drs Condro Kiriono MM sudah menghadapi peristiwa kriminal cukup serius. Kamis (6/5) dia dilantik menjadi Kapoltabes Yogyakarta, Jumat (7/5) siang terjadi perampokan nasabah bank di Jalan Suroto yang menggasak Rp 115 juta milik Rohman Bagus (30) dan Yusa Tri Hendra (27), warga Bantul. Sekitar empat jam kemudian, Jumat pukul 19.00 WIB polisi kembali dikejutkan oleh penjambretan yang menimpa Maktha (23), warga Perumahan BPS Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman, di Jalan Mangkubumi, Yogyakarta. Dia merugi sekitar Rp 2 juta. Belum lagi kasus itu terungkap, Kapoltabes kembali dikejutkan oleh penemuan 71 granat aktif di rumah Bambang Sugiharto (43), warga RT 8 RW 3 Pingit JT I/119, Yogyakarta. Granat sumbu itu ditemukan Suharyanto, tukang bangunan, saat membuat fondasi dapur di rumah Bambang Sugiharto. Penjambretan yang menimpa Maktha terjadi Jumat pukul 19.00 WIB di Jalan Pangeran Mangkubumi, Jetis, Yogyakarta. Saat dia menyeberang jalan, tiba-tiba dari utara muncul dua pengendara sepeda motor Suzuki Satria. Mereka menyambar tasnya yang berisi uang tunai Rp 500.000, jam tangan, ATM BCA dan Bank Mandiri, serta buku tabungan. Saat itu dia baru saja membeli tiket di sebuah biro travel di Jalan Pangeran Mangkubumi, Ketika hendak menyeberang ke arah timur muncurl dua laki-laki mengendarai Suzuki Satria. Mereka mendekat dan menyambar tasnya. Tantangan Tersendiri Dia berteriak minta tolong. Namun penjambret keburu tancap gas ke arah timur. Kejadian itu dilaporkan ke Mapoltabes Yogyakarta. Kasus itu menjadi tantangan tersendiri bagi polisi tersendiri bagi kapoltabes baru Yogyakarta. Menanggapi berbagai kasus kriminal terjadi di Yogyakarta, Kapoltabes Yogyakarta AKBP Condro Kirono MM menyatakan berbagai kasus kriminal yang baru saja terjadi itu merupakan tantangan bagi polisi untuk bertugas. Untuk membuka tabir kriminal itu, Mapoltabes Yogyakarta akan segera menghidupkan kembali jaringan informasi. Karena, kata dia, berbagai kasus kriminal itu bukan tak mungkin penjahat itu merupakan satu jaringan dengan penjahat di Jalan Suroto dan Jalan Pangeran Mangkubumi, Yogyakarta. Dia menyatakan polisi akan tetap mengungkap perampokan nasabah bank di Jalan Suroto, Kotabaru, Yogyakarta. Kini polisi sudah menemukan petunjuk baru berupa tas yang dibuang tersangka di Jalan Sriwedari.(sgt-86) |