logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 Mei 2004 BUDAYA
Line

Soekamti, Guru Galak

KETIKA disebut nama Endank Soekamti, dalam benak kita akan muncul sesosok gadis kampung yang lugu dan tidak mengenal internet. Boleh jadi, bagi yang belum tahu akan terperangah jika ternyata Endank Soekamti adalah nama grup band beraliran punk.

Tidak lazim? mungkin. Tapi yang jelas nama itu bukan asal diberikan oleh ketiga personelnya, Eric, Dorry, dan Ari.

Sebab jika diibaratkan dalam filosofi Cina, Endank Soekamti adalah yin dan yang. Endank merepresentasikan sisi positif, sedangkan soekamti kebalikannya. Penggabungan keduanya menciptakan keseimbangan.

Endank diambil dari nama mantan pacar Ari yang cantik dan lembut, sementara Soekamti nama guru bahasa Indonesia Eric saat duduk di bangku Sekolah Menengah Musik (SMM) di Yogyakarta. Kedua nama itu meninggalkan kesan mendalam bagi keduanya. "Bu Soekamti itu guru yang paling galak. Gara-gara beliaulah aku nggak lulus sekolah," kata Eric kepada Suara Merdeka Jumat (7/5) malam.

Meski sepertinya tidak marketable, sesunggguhnya nama itu mengandung hoki.

Dari grup band underground kelas teri, kini mereka sukses merambah dunia rekaman. Endank Soekamti berdiri pada 1 Januari 2001. Berbagai ajang festival musik di Yogyakarta mereka jajal.

Suatu ketika, mereka mendapat kesempatan main di Java Cafe, sebuah kafe di Yogyakarta yang acap menampilkan talenta-talenta musik lokal. Dari sanalah nama mereka mulai dikenal. Terlebih saat lagu-lagu mereka diputar di Radio Geronimo.

Sebagaimana laiknya band-band pemula, Endank Soekamti pun mengalami kesulitan saat menawarkan demo album mereka. Bonky BIP yang saat itu tengah mencari band-band alternatif sempat melirik mereka, namun tidak ada kelanjutannya.

Baru setelah bertemu Pongky Jikustik, nasib Endank Soekamti menjadi beranjak. Mereka melakukan kontrak dengan Proton Record milik vokalis Jikustik itu. Album perdana mereka "Kelas 1" sukses di pasaran. Tak kurang dari 75.000 kopi kaset habis terjual. Tembang andalan "Bau Mulut" acap menduduki top chart di stasiun radio.

Rencananya Agustus nanti, Endank Soekamti akan meluncurkan album kedua, masih di bawah label Proton. Enam belas lagu telah mereka persiapkan. Eric menyebut aliran musik yang mereka mainkan sebagai melodic Soekamti, sebuah genre yang banyak dipengaruhi oleh band-band punk dunia semacam Green Day, Blink 182, dan Sum 41. (roe-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA