logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 10 Mei 2004 KEDU & DIY
Line

LERENG MERAPI

UTM Mewisuda 128 Sarjana dan D3

MAGELANG-Sebanyak 128 sarjana dan D3 lulusan Universitas Tidar Magelang, Sabtu (8/5), diwisuda oleh Rektor Ir H Bambang Surendro MT. Wisudawan terbaik Riyanti (FE), Dwi Riani Widyaningrum (Fisip), Sumardi (FKIP Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan Daerah), serta Supriyadi (FKIP Pendidikan Bahasa Inggris), Vegi Rudianto (F Pertanian), Eko Fajar Riyanto (F Teknik Elektro), Cahyo Priyono (F Teknik Mesin), dan Jumanto (F Teknik Sipil).

Pada acara wisuda sekaligus peringatan Dies Natalis XXV, dosen Fakultas Ekonomi Lucia Rita Indrawati SE MSi menyampaikan pidato ilmiah berjudul ''Peranan Teori Basis Ekonomi dalam Mengidentifikasi Potensi Suatu Daerah''. Rektor menyatakan telah meluluskan 4.579 orang sarjana dan 69 orang ahli madya. Mereka tersebar di seluruh Indonesia dan bekerja di pemerintahan, BUMN, BUMD, swasta, dan sebagainya. (P60-76)

Anak Korban Aceh Terima Beasiswa

YOGYAKARTA-Memperingati hari ulang tahun ke-24, Yayasan Kemala Bhayangkari Polda DIY memberikan beasiswa ke seorang siswa SD, F Puri Prasetya Sidoradjo, dan siswa SMU, S Anggi Prasetyo Sidoradjo. Keduanya anak Brigadir Sugiyono, anggota Brimob yang gugur ketika bertugas di daerah konflik, Nanggroe Aceh Darussalam.

Pada acara di aula Mapolda DIY di Jalan Lingkar Utara Yogyakarta, ketua cabang yayasan itu, Nyonya Ana Sudirman, menyerahkan piagam penghargaan kepada enam orang guru dan karyawan TK Kemala Bhayangkari dan bingkisan untuk 20 anak cacat.

Sebelumnya diadakan pembekalan penanganan penyakit demam berdarah dengue dan sosialisasi pendidikan anak usia dini. Juga pemberian tali kasih ke sembilan kepala sekolah Bhayangkari se-Polda DIY.(P58-86)

Irwasda Baru Polda DIY

YOGYAKARTA- Komisaris Besar Polisi Drs Syafdinan Ars, Sabtu (8/5), dilantik sebagai Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda DIY. Dia menggantikan Komisaris Besar Polisi Djoni Sumarjono SH.

Kapolda DIY Brigjen Drs Sudirman menyatakan inspektur pengawasan daerah harus selalu dekat dengan pemimpin kepolisian daerah. Dia menyatakan diminta atau tidak inspektur pengawas daerah harus bisa memberikan saran konstruktif untuk perbaikan dan peningkatan kualitas operasional dan pembinaan seluruh jajaran Polda DIY.

Sebab, kata dia, perkembangan strategis dan era globalisasi secara nyata membuahkan tantangan makin berat dan kompleks bagi kepolisian.(P58-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA