| Senin, 10 Mei 2004 | BUDAYA |
GERAI SELEBRITIMerasa seperti Pemula SYUTING bersama kru Hollywood memberi pengalaman istimewa bagi artis India, Aishwarya Rai. Mantan Miss World 1994 yang sangat fasih berbahasa Inggris itu, ternyata harus menyesuaikan diri dengan logat pada film yang dibintanginya Bride and Prejudice. "Kultur India saya sangat kentara, baik dalam cara berbicara maupun cara berpikir, " katanya pada Archana Masih, senior asosiasi editor Rediff.Com. Wawancara berlangsung ketika Ash, panggilan akrab Aishwarya Rai, dalam perjalanan tur konser selama 45 hari di Eropa beberapa waktu lalu. Kota yang dikunjungi antara lain Cannes, London, dan Paris. Kedisiplinan yang dimiliki oleh pekerja film yang lagi syuting di Inggris itu, juga memberi kesan khusus. "Sangat menyenangkan bekerja dengan mereka. Disiplin, saling menghormati." Di mata sinematografer Santosh Sivan, Ash seolah menjadi bintang pemula, karena merasa dirinya kecil . "Dia luar biasa. Dia memotret film pertamaku Iruvar, dan kini menangani film saya yang dialognya menggunakan bahasa Inggris. Luar biasa!" Keinginan Bollywood untuk menduniakan film Hindi rupanya berhasil. Setelah Kabir Bedi mendapat peran utama sebagai musuh James Bond dalam Octopussy dan Amrish Puri menjadi lawan tangguh Indiana Jones dalam The Temple of the Doom, bintang-bintang muda Bombay mulai diminta main bareng dengan bintang Hollywood; beberapa di antara mereka juga menjadi bintang iklan sejumlah produk internasional, dan menjadi duta PBB untuk urusan anak. Aktor kondang Shahrukh Khan, misalnya, mengiklankan jam Tag Heur. Lalu mahabintang Amitabh Bachchan yang digelari ''Mr Big B'', menjadi duta Unicef, dan masih banyak yang lain. (hm-63a) |