- Pernyataan menarik disampaikan oleh peneliti CSIS J Kristiadi di sela-sela
sebuah seminar di Semarang, baru-baru ini. Menurut pendapat dia, sifat-sifat
paternalistik dan primordial masih akan menjadi warna dominan dalam pemilihan
umum presiden, Juli mendatang. Memang tidak akan terpilih presiden yang
ideal dalam negara demokrasi kecuali bangsa itu beruntung. Namun paling
tidak, ada institusi ideal yang bisa menyeleksi pemimpin rakyat.
|
 |
- Kondisi sebelum dan sesudah pemilihan umum tahap pertama 5 April,
cukup aman dan tenang. Tidak ada lagi gangguan keamanan yang berarti. Masa
kampanye yang semula dikhawatirkan akan menimbulkan konflik dan kekerasan
ternyata justru agak sepi. Sampai penghitungan suara pemilu dilakukan pun
tak ada gangguan berarti kecuali protes aliansi parpol terhadap berbagai
kekurangan dalam pelaksanaan teknis pemilu.
|
 |
KALAU pemikiran dan prinsipnya selalu mudah diterima akal normatif
bukanlah Gus Dur namanya. Ada tiga manuver politik yang dilakukan Gus Dur
menyikapi proses pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2004 yang dipahami
oleh orang awam sebagai sikap yang irasional. Pertama, menolak hasil pemilu
legislatif bersama 18 partai politik.Kedua, bersikeras maju menjadi calon
presiden.
|
 |
REFORMASI perpajakan jilid IV segera digulirkan pemerintah. Awal
Mei ini, tiga draf RUU Perpajakan diajukan ke Sekretariat Negara untuk
selanjutnya dibahas di DPR. Amandemen terhadap paket perpajakan tahun 2000 itu
meliputi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP),
Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh), dan Undang-Undang Pajak Pertambahan
Nilai (PPN).
|
 |
Sudah begitu banyak kritikan dan masukan yang diberikan para pakar pendidikan
tentang standar kelulusan UAN yang dirasakan tidak rasional. Bahkan banyak
pula yang mengancam demo. Standar kelulusan yang dipatok pemerintah 4,01
jelas tidak realistis.
|