| Sabtu, 08 Mei 2004 | PANTURA |
Soal UAN, Jangan Saling MenyalahkanKAJEN- Menyiasati pelaksanaan UAN bagi siswa SD, SMP, dan SMU diharapkan para orang tua, guru, dan semua pihak tidak saling menyalahkan. Yang terpenting harus segera dicari jalan keluar agar tingkat kelulusan para siswa bisa 100%. Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Drs H Amat Antono, kemarin, sehubungan dengan peningkatan standar nilai UAN bagi siswa SMP dan SMU, sebagaimana dituangkan dalam SK Mendinas. Masalah itu mengundang keresahan kalangan pendidik dan para orang tua siswa. Mereka khawatir anaknya tidak bisa lulus ujian karena standar nilai terendah dinaikkan dari tahun lalu yang 3,01 (2003) menjadi 4,01 (2004). Bupati mengemukakan, kalau dalam pelaksanaan UAN ternyata terjadi banyak siswa yang tidak lulus, semua pihak yang peduli terhadap pendidikan harus ikut mencari solusi. Sebab, masalah pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. ''Karena itu, mari kita bersama-sama mencari peluang agar anak didik kita bisa lulus semua,'' tegas Bupati. Selain memberi materi tambahan pelajaran, kata dia, peluang mengikuti UAN/ujian ulangan bagi siswa yang tak lulus harus bisa dimanfaatkan sebaik mumgkin. Tenggang waktu beberapa saat dari UAN utama ke ujian ulangan itu harus digunakan untuk memimbing mereka agar lulus. ''Karena itu, orang tua dan kalangan pendidik tak perlu terlalu cemas, tapi manfaatkan waktu sebaik mungkin,'' katanya. Menyinggung biaya ujian tambahan, dia menyebutkan, para orang tua siswa dan guru tak perlu risau. Semua pihak berusaha mencari jalan keluar demi suksesnya ujian ulangan para siswa yang belum lulus pada ujian utama. Biaya pendidikan yang dirasakan masyarakat cukup tinggi, ujar Bupati, seharusnya ditanggung bersama. Selain pemerintah, masyarakat juga harus peduli terhadap dunia pendidikan. Sebagai contoh, Bupati menyebutkan jika membayar parkir mobil sekali parkir Rp 1.000 sangat mudah mengambil dari dompetnya, mengapa membayar atau membantu biaya pendidikan untuk meningkatkan mutu sekolah sulit? ''Ini problem kita bersama,'' ujar Bupati.(P57-17e) |