| Sabtu, 08 Mei 2004 | PANTURA |
PDI-P Pekalongan Tidak Akui ForsiancabKAJEN - Tuntutan Forum Nonformal Silaturahmi Pengurus Anak Cabang (Forsiancab) PDI-P Kabupaten Pekalongan yang merekomendasikan dukungan permintaan mundur Ketua DPC Ting Harto ternyata tak berjawab. Ting yang sebelumnya dikabarkan akan mundur, ternyata menyatakan siap meneruskan jabatannya hingga masa akhir kepengurusan 2006. Sekretaris DPC Slamet Sukamto kepada wartawan kemarin mengatakan, ketua beserta jajaran pengurus telah menemui perwakilan Forsiancab yang menyampaikan hasil pertemuan di Hotel Dian Citra (DC), Rabu lalu (28/4). ''Dalam pertemuan itu Pak Ting tak jadi mundur dan menyatakan siap meneruskan jabatannya hingga 2006,'' tandasnya. Dia mengatakan, DPC justru mempertanyakan legitimasi Forsiancab yang tidak bisa dikatakan mewakili pengurus anak cabang. ''Kami tidak mengakui keberadaan Forsiancab karena dalam struktur DPC tidak ada organisasi itu,'' tegasnya. DPC juga mempertanyakan status keanggotaan salah satu delegasi Forsiancab, Marsudi SM MBA. ''Kami mempertanyakan status keanggotaan Marsudi karena dia sudah menyatakan mundur dari keanggotaan partai. Jadi, status dia sekarang bukan anggota PDI-P, apalagi pengurus,'' ujarnya. Dalam pertemuan itu, DPC terpaksa meminta Marsudi keluar dari ruang rapat. DPC selanjutnya hanya mau menemui empat anggota delegasi yang lain, yaitu M Fajari, Basuki Rachmat, Amat Parikhin, dan Suharjo yang merupakan Ketua Anak Cabang PDI-P Karanganyar, Kajen, Kedungwuni, dan Kesesi. ''Ternyata keempat delegasi itu tidak banyak ngomong.'' Kecewa Sementara itu, salah satu anggota delegasi, Basuki Rahmat, mengaku kecewa dengan sikap DPC PDI-P yang mempertanyakan keanggotaan Marsudi. ''Dia memang pernah mengundurkan diri. Namun, kini posisinya masih anggota parpol dan pengurus PDI-P Anak Cabang Wiradesa. Dia juga masih punya kartu anggota,'' katanya. Seharusnya DPC PDI-P tetap menerima Marsudi. Sebab, dia telah ditunjuk sebagai delegasi yang akan menyampaikan hasil pertemuan di DC yang merupakan amanat dan kesepakatan dari 14 pengurus anak cabang (bukan 15-Red). Mengenai langkah Forsiancab selanjutnya, kata Basuki, akan menunggu perkembangan lebih lanjut. Sebab, yang melatarbelakangi pertemuan Forsiancab adalah munculnya pernyataan Ting Harto yang berkeinginan mundur dalam pertemuan di ruang Fraksi PDI-P beberapa waktu lalu. (G16-17e) |