| Sabtu, 08 Mei 2004 | MURIA |
Warga Rembang Kurang Minat Kerja di Luar JawaREMBANG- Bupati H Hendarsono mengakui jumlah pengangguran di daerahnya kian bertambah. Hal itu merupakan dampak dari akumulasi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. Menurutnya, sejak 1997 hingga sekarang dunia usaha masih lesu. Kenyataan itu jelas mengakibatkan rendahnya penyerapan tenaga kerja. Hal lain yang menyebabkan banyaknya pengangguran adalah menyangkut rendahnya pendidikan warga, ditambah lagi dengan keminiman keterampilan. Sementara pasar kerja umumnya lebih memprioritaskan pada tenaga terampil atau yang memiliki pendidikan tinggi. Padahal tingkat pendidikan masyarakat belum banyak berubah. Berdasarkan data, jumlah warga Rembang yang berpendidikan SD ke bawah masih cukup banyak, yakni 80,86%. Yang berpendidikan SMP 11,50%, SMA 6,39%, dan perguruan tinggi lebih sedikit lagi, hanya 1,25%. Lebih memprihatinkan lagi, sebagian besar di antara mereka belum membekali diri dengan keterampilan. Maka dalam berkompetisi mencari pekerjaan hanya mengandalkan ijazah yang dimilikinya. Tawaran Kerja Menurut Hendarsono, pihaknya sudah berkali-kali menawarkan peluang pekerjaan di luar Pulau Jawa, tetapi tidak banyak mendapatkan tanggapan. Sepertinya warga hanya ingin bekerja di daerahnya, atau paling jauh bekerja di luar daerah tapi masih berada di Pulau Jawa. Apa peluang pekerjaan yang ditawarkan? Hendarsono menjelaskan, pertama adalah tawaran bekerja di perkebunan Kalimantan dan Sulawesi. Kemudian tawaran bekerja di lingkungan industri di Pulau Batam (Batam Industrial Park). Bahkan ada tawaran bekerja di perkebunan Malaysia Timur. Melihat kenyataan itu Pemkab berupaya untuk membuka peluang kerja di daerahnya. Caranya dengan menciptakan kegiatan di berbagai sektor, misalnya industri, perikanan, perkebunan, pertanian, kelautan, kehutanan, pertambangan, dan lain-lain. Langkah yang telah ditempuh itu merupakan upaya jangka panjang. Untuk upaya jangka pendek guna mengatasi masalah pengangguran, telah dilakukan perluasan lapangan kerja melalui proyek padat karya. Selain itu diadakan penempatan tenaga kerja antarperusahaan.(jl-34s) |