logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 Mei 2004 KEDU & DIY
Line

50% Tembakau Mati akibat Lincat

YOGYAKARTA- Tembakau temanggung merupakan tembakau rajangan yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Tembakau jenis itu sangat dibutuhkan pabrik rokok kretek. Namun saat ini masih ada kekurangan pasokan sekitar 3.000 ton/tahun.

''Salah satu penyebab kekurangan pasokan tembakau temanggung adalah produktivitas rendah akibat gangguan penyakit,'' ujar Ir Gembong Dalmadiyo MS, peneliti penyakit tembakau dan serat pada Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat Malang.

Dia menyatakan hal itu ketika menyampaikan disertasi untuk memperoleh derajat doktor dalam ilmu pertanian di UGM Yogyakarta. Pada ujian di Pascasarjana UGM, promovendus dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dia menjadi doktor ke-555 dari UGM.

Gembong menyatakan salah satu penyakit utama pada tanaman tembakau di Temanggung adalah lincat. Yaitu, penyakit yang disebabkan oleh kombinasi serangan bakteri Ralstonia solanacearum dan nematoda puru akar yang berada di lahan tegal pada ketinggian antara 800 dan 1.100 m di atas permukaan laut.

Penyakit itu mengakibatkan kematian tembakau lebih dari 50%. Tak pelak, produktivitas lahan hanya antara 60 dan 150 kg/ha. Padahal, lahan itu potensial menghasilkan tembakau bermutu C-E.

Bibit Sehat

Gejala serangan kedua patogen itu hanya tampak pada tembakau. Pada tanaman lain tak menunjukkan gejala serangan, kecuali pada cabai besar tampak ada puru di akar.

Karena itulah dia menyarankan penggunaan bibit sehat untuk mencegah penyebaran penyakit dan memperlambat kematian tembakau. Juga konservasi lahan untuk mencegah erosi, sehingga pertumbuhan tembakau baik dan dapat bertahan dari serangan penyakit lincat dan mencegah penyebaran penyakit ke persawahan. Sebab, ada bakteri yang dapat hidup dalam keadaan anaerob atau tergenang air. Dia juga menyarankan pemanfaatan agensia hayati.

Melalui penelitian dia mengetahui ras patogen dapat mengarahkan usaha perakitan varietas tahan. Juga ada peningkatan kadar nikotin akibat serangan nematoda puru akar. karena itulah perlu pengendalian nematoda agar tak terjadi peningkatan kadar nikotin di daerah yang terinfeksi nematoda puru akar. (P12-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA