logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 Mei 2004 EKONOMI
Line

Industri Rentan Kondisi Eksternal

JAKARTA-Indonesia perlu membangun lagi strategi pengembangan industri lima sampai sepuluh tahun ke depan agar produk yang dihasilkan bisa bersaing di samping menambah lapangan kerja baru.

"Sejak 1980-an pengembangan industri kita banyak yang tertunda dan hanya di hilir sehingga rapuh," kata A Saifun, Ketua Gabungan Asosiasi Pengerjaan Logam, kemarin.

Akibat arah pengembangan industri yang salah kaprah tersebut, lanjut dia, Indonesia kian bergantung pada bahan baku impor dan rentan terhadap kondisi eksternal.

Karena itulah, arah pengembangan industri ke depan harus di tata ulang sehingga tidak hanya pada hilir tapi juga dikembangkan hulunya agar tidak bergantung pada impor.

Thomas Darmawan, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menambahkan selama ini ketergantungan kita terhadap produk pangan sangat tinggi.

Karena itu, pemerintah mendatang harus memperkuat kebijakan pada ketahanan pangan. Bukan hanya pada produk pertanian, tetapi pada produk turunannya, contohnya makanan dan minuman olahan. (ant-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA