| Sabtu, 08 Mei 2004 | BANYUMAS |
Direncanakan Go PublicPURWOKERTO- Kabar tentang rencana penjualan kampus Unwiku Purwokerto ke beberapa perguruan tinggi lain di Purwokerto, mendapat perhatian serius dari pihak rektorat dan yayasan selaku pengelola kampus tersebut. Yayasan pengelola Unwiku adalah Yayasan Wijaya Kusuma. Rektor Unwiku Prof Dr Iswanto SH MHum juga anggota yayasan terpaksa membuat siaran pers secara terbuka kepada berbagai media massa untuk meluruskan kabar yang tak jelas itu. Kepada Suara Merdeka kemarin dia mengatakan, pihaknya berani menjamin kampus tidak akan dijual kepada pengelola yayasan lain maupun ke PT serupa. "Terus kalau mau dijual itu dasarnya apa. Kan tidak masuk akal kalau mau dijual kok kami sekarang membangun kampus baru (Fakultas Hukum). Belum lama ini kami juga membangun Fakultas Ekonomi yang menelan anggaran sekitar Rp 4,5 miliar. Kami juga baru mengajukan pembukaan program baru Komunikasi FISIP. Ini saja sudah bisa menjadi bukti untuk membantah isu itu," ujar Prof Is, panggilan akrabnya. Iswanto mengaku mendengar kabar tersebut sejak enam bulan lalu, dan terus menguat beberapa pekan terakhir ini. Itu diperkuat dengan laporan dari sejumlah staf dan karyawan maupun dosen yang mencoba menggali masalah tersebut dari luar. "Sepertinya isu sengaja diembuskan karena sebentar lagi mau ada penerimaan mahasiswa baru. Tapi mestinya kalau ingin bersaing memikat calon mahasiswa, ya yang wajar," ujarnya. Jual Saham Menurut Rektor, kampus yang paling santer bakal dijual adalah Fakultas Ekonomi dengan jumlah mahasiswa terbesar, sekitar 3.000 orang. Ke depan memang ada rencana untuk menjual saham kepada masyarakat. "Yang dijual itu bukan institusinya, melainkan saham untuk investasi modalnya. Tujuannya agar Unwiku bisa go public. Ini untuk memberi kesempatan masyarakat untuk ikut terlibat dalam mengelola pendidikan," jelasnya. Dia mencontohkan, saham Unwiku bisa saja ditawarkan di BEJ (Bursa Efek Jakarta). Unwiku saat ini memiliki sekitar 5.000 mahasiswa aktif, yang tersebar di lima fakultas, yaitu FISIP, Hukum, Ekonomi, Teknik, dan Peternakan. Program studinya ada 13 buah, delapan S1, dan lima D3. Tenaga pengajar 184 orang dan karyawan sekitar 98 orang. "Total aset secara material saja kalau dinilai mencapai Rp 300 miliar. Belum yang lain," ujarnya. (G22-74) Kondisi Unwiku Purwokerto Berdiri tahun 1980, saat ini usianya mencapai 24 tahun. Pemilik adalah Yayasan Wijaya Kusuma. Jumlah mahasiswa: total 6.000 orang terdiri atas 5.000 mahasiswa aktif dan 1.000 tidak aktif. Jumlah Karyawan: 282 orang. Jumlah Program Studi: 13, lima fakultas. Luas lokasi : 10 ha berada di Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng. Total aset : fisik Rp 300 miliar, nonfisik Rp 100 miliar. |