| Selasa, 04 Mei 2004 | NASIONAL |
Relokasi di Jl MT HaryonoPURWOKERTO-Tim Relokasi dan Renovasi yang dibentuk Bupati, Minggu malam menggelar rapat untuk menangani persoalan pedagang pascakebakaran Pasar Wage. Rapat yang dipimpin Sekda Banyumas Singgih Witanro SH MHum memutuskan, pedagang Blok C Pasar Wage yang kehilangan tempat jualan direlokasi ke Jalan MT Haryono, sebelah timur pasar. Di samping penempatan pedagang untuk sementara, rapat juga memutuskan untuk segera merenovasi bangunan Blok C yang hancur dilalap api, serta kebijakan Pemkab Banyumas untuk sementara tidak menarik retribusi pada pedagang di Blok C. Bangunan Blok C yang terbakar itu merupakan bangunan tambahan. Pada awal perencanaan pembangunan Pasar Wage baru, lokasi blok C semula tidak ada. Tapi setelah pembangunan mulai berjalan diputuskan untuk menambah satu blok, yakni Blok C yang letaknya di sebelah timur blok A dan blok B. Menurut Kabag Pengendalian Pembangunan (Dalbang) Ir Didi Rudwianto SH MSi, usai mengikuti rapat tim penanggulangan pascakebakaran, untuk menampung para pedagang yang kehilangan tempat jualannya itu, setelah dilakukan musyawarah dengan P3W disepakati relokasi ditempatkan di Jalan MT Haryono. Badan jalan dengan lebar 8 meter, sebagian di antaranya yakni di sebelah barat dipakai untuk relokasi. ''Jalan MT Haryono dipilih sebagai tempat relokasi, karena letaknya dekat dengan blok C, dan sesuai dengan keinginan pedagang. Sebagian badan jalan akan dibuat bedeng-bedeng menghadap ke barat. Badan jalan sudah dipetak-petak sesuai dengan jumlah pedagang. Pedagang tidak dipungut biaya pembuatan bedeng,'' jelas Didi. Tim Relokasi yang dipimpin Kepala Bakesbangtiblinmas Hedi Ora Manu, Senin (3/5), sudah melakukan pengukuran di tempat relokasi. Separo badan Jalan MT Haryono sudah ditandai per petak dengan cat. Ukuran petak untuk bedeng itu disesuaikan dengan luas area. Ukuran per bedeng 2x2 meter dibuat memanjang di Jalan MT Haryono. Lokasi penampungan itu memakan sebagian jalan, dan pembatasnya dengan drum-drum yang berjejer di jalur satu arah tersebut. ''Kami usahakan satu minggu ini pembuatan bedeng-nya selesai. Sementara mereka bisa berjualan dulu di areal parkir. Kami juga minta ada pemahaman tersendiri bagi pedagang lain yang tidak kena musibah,'' ujarnya. (G23,G22-69t) |