logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 04 Mei 2004 NASIONAL
Line

Semifinal Liga Champions (1)

Depor Buru Sejarah Emas

Persaingan di Liga Champions memasuki fase paling krusial ketika empat tim, FC Porto (Portugal), Deportivo La Coruna (Spanyol), Chelsea (Inggris) dan AS Monaco (Prancis) memainkan leg kedua babak semifinal, Rabu (5/5) dan Kamis (6/5) dinihari WIB besok. Siapakah yang akan lolos ke final?

DALAM pertandingan leg pertama di Stadion O-Dragao Oporto, 22 April lalu, tuan rumah FC Porto gagal membukukan kemenangan. Bermain di hadapan para pendukungnya, Porto hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Kondisi ini tentu menjadikan posisi mereka sulit.

Meski hasil seri (asal tercipta gol) di Stadion Riazor, Rabu (5/5) dinihari WIB nanti akan membantu Porto ke final, Deportivo yang tengah memburu gelar pertamanya di Liga Champions tentu tak mau membuang kesempatan. Apalagi kali ini Super-Depor, yang tengah memburu sejarah emas untuk menjadi finalis Liga Champions kali pertama- giliran menjadi tuan rumah.

Arsitek Deportivo Javier Irureta bahkan sudah menyiapkan startegi khusus untuk menuntaskan persaingan ini. Dia menyimpan sejumlah pemain topnya, termasuk Walter Pandiani, dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Real Madrid di Riazor, Senin (3/5) dinihari WIB. Meski turun dengan bekal sebagian pemain lapis kedua, Depor toh mampu menyikat Madrid: dua gol tanpa balas!

Sukses menahan imbang Porto di O-Dragao dan menang 2-0 atas Madrid di Riazor inilah yang akan menjadi bekal utama Juan Carlos Valeron dkk menyambut lawannya dinihari nanti. Irureta sudah sejak mula berjanji akan menurunkan seluruh pemain intinya dalam duel tersebut. Itu artinya, hanya Jorge Andrade dan Mauro Silva yang bakal absen karena hukuman kartu kuning. Selain keduanya, seluruh pemain inti bakal digeber sejak awal.

Di bawah mistar, Irureta akan mempercayakan kepada Jose Molina yang makin matang. Kuartet bek dipercayakan kepada Nouriddine Naybet, Enrique Romero, Manuel Pablo, dan Scaloni. Sedangkan lapangan tengah, Irureta tak sedikitpun khawatir karena Alberto Luque, Juan Carlos Valeron, Aldo Duscher, Gonzalez Sergio dan Victor, semuanya tengah pada peak perfomance-nya. Mereka telah ''diberi'' waktu istirahat cukup oleh Irureta, dengan tujuan mampu menyuplai bola ke Walter Pandiani yang akan beroperasi sendirian di depan.

Juga Full Team

Tetapi meski Deportivo bakal tampil dengan kekuatan penuh, dan juga di hadapan para pendukungnya sendiri, bukan berarti mereka bakal mudah meraih kemenangan. Porto, yang baru saja merebut gelar juara Liga Portugal, adalah tim tua yang penuh pengalaman. Mereka pun bakal tampil full-team, tanpa satu pemain pun yang ditinggal oleh sang arsitek Jose Mourinho.

Jika pada pertandingan pertama lalu Mourinho mengakui timnya gagal meraih kemenangan karena tampil terlalu hati-hati, hal itu tak akan dilakukannnya lagi pada duel kedua nanti.

Namun, Porto berangkat ke Riazor disokong oleh rekor buruk melawan klub-klub Spanyol. Juara Portugal itu harus memperbaiki rekor mereka melawan klub-klub Spanyol setelah gagal memenangi lima pertandingan terakhir dan baru dua kali menang dalam 14 kali tandang ke Spanyol.

Hanya, Mourinho tetap yakin timnya bisa lolos ke final dan melengkapi sukses mereka di Piala UEFA musim lalu. "Saya harus bekerja dengan para pemain yang frustrasi dan saya baru saja melakukannya," kata dia. "Para pemain yakin mereka dapat menang. Juga Coruna harus tampil secara berbeda dan mereka akan tanpa Andrade. Itu membuat kami lebih berpeluang," katanya.(rtr,F3-77)

Siaran Langsung

Deportivo Vs Porto

Rabu (5/5), Pukul 01.45 WIB


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA