logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 04 Mei 2004 NASIONAL
Line

Perampok PO Rosalia Ditembak

  • Mahir Gunakan Senjata Api

SOLO-Sehari setelah menembak mati pelaku perampokan Goro Assalam, Kartasura, polisi kembali memberlakukan tindakan tegas pada perampok. Heri Irfan Dodo (31) yang sering dipanggil Supriyadi (31), salah seorang dari lima pelaku perampokan PO Rosalia Indah yang ditangkap, Minggu malam lalu, akhirnya menemui ajalnya di tangan aparat Polres Karanganyar. Dia ditembak karena berusaha lari, saat dikawal petugas.

Di tubuhnya yang sudah dingin dan hingga sore kemarin masih berada di Labfor UNS Solo, terdapat beberapa butir peluru yang bersarang di punggung. Menurut Kapolwil, Kombes Drs Hasyim Irianto SH, dia ditembak karena berusaha kabur dari kawalan petugas. Sedangkan empat tersangka lain, yakni Purnadi (28), Arif (30), Alip (32), dan Devi (33), kini masih mendekam di tahanan Polres Karanganyar.

Menurut Hasyim, tersangka Supri yang ditangkap di Batam beberapa waktu lalu oleh Tim Reskrim Gabungan Polda Jateng, Polwil Surakarta, dan Polres Karanganyar tersebut adalah otak pelaku perampokan yang menelan kerugian uang tunai Rp 200 juta.

Dia juga diduga sebagai pelaku penembakan yang menewaskan Muchson (61), sopir bus PO Rosalia Indah, Surosa, yang baru saja mengambil uang setoran di sebuah SPBU di daerah Sroyo, Jaten, Karanganyar.

''Akhirnya, kerja keras polisi lebih dari sepuluh bulan menampakkan hasil. Kami masih memburu satu lagi pelaku yang identitasnya sudah di tangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini tersangka segera tertangkap,'' tambah Kapolres Karanganyar AKBP Amrin Remico, melalui Kasat Reskrim AKP Suharyanto, kemarin.

Berdarah Dingin

Kapolres melanjutkan, di dunia kejahatan Supriyadi dikenal sebagai perampok ulung berdarah dingin. Dia tidak segan-segan menembak korban, sebelum merampas uangnya. Dari pengakuannya maupun keterangan tersangka lain, beberapa tahun lalu Supriyadi pernah divonis penjara tiga tahun karena terlibat perampokan sadis yang menewaskan korban.

Demikian juga dengan tersangka lain, Devi. Tersangka yang mengaku berasal dari Mojokerto tersebut pernah terlibat tiga kali perampokan.

''Dalam perampokan di PO Rosalia Indah, senjata yang digunakan untuk menembak adalah pistol jenis FN 45 kaliber sembilan milimeter. Senjata itulah, yang digunakan Supriyadi,'' papar dia.

Sebuah sumber di kepolisian menyebutkan Supriyadi memang dikenal mahir menggunakan senjata api dalam kelompoknya. Kemahiran itu dia peroleh semasa masih aktif sebagai anggota TNI di sebuah kesatuan di wilayah Surabaya. Kariernya di TNI putus karena dipecat dengan tidak hormat. ''Dia dipecat dari kedinasannya karena terlibat perkara kriminal,'' kata sumber itu.(G8,san-42a)

Daftar Perampok yang Ditahan dan Ditembak Mati pada 2004

1. Pompi Suradimansyah alias Embing (32), warga Surabaya. Tersangka kasus perampokan Rp 50 juta di Jalan Rajiman, Rp 17 juta di Jalan Cokrobaskoro Tipes, di Auto 2000, dan toko Jaya Gypsum Jalan Ir Juanda. Kini ditahan di LP Surakarta.

2. Edi Purnomo alias Ebes (57), (ayah Embing-Red), warga Surabaya. Tersangka kasus perampokan Rp 50 juta di Jalan Rajiman dan Rp 17 juta di Jalan Cokrobaskoro Tipes. Masih ditahan di sel Mapolresta

3. Heri Irfan Dodo alias Supriyadi atau Supri (31), warga Jatim. Tersangka perampokan Rp 200 juta milik PO Rosalia Indah di Plosorejo, Karanganyar. Tewas ditembak polisi.

4. Purnadi, warga Yogyakarta. Tersangka kasus Rosalia Indah. Kini ditahan di Mapolres Karanganyar

5. Arif, warga Yogyakarta. Tersangka kasus PO Rosalia Indah. Kini ditahan di Mapolres Karanganyar.

6. Alip, warga Jatim. Tersangka kasus PO Rosalia Indah. Masih ditahan di LP Batam.

7. Devi, warga Mojokerto. Tersangka kasus PO Rosalia. Ditahan di Mapolres Karanganyar.

8. Kobe, warga Madura. Tersangka kasus perampokan di Perumnas Mojosongo dan Kospin Jasa Jalan Suran Syahrir Tambak Segaran.

9. Joko Waluyo, warga Demak. Tersangka kasus perampokan di Goro Assalam. Tewas ditembak polisi.

10. Hidayat, warga Sumber Waru Jember. Tersangka kasus Goro Assalam. Kini Ditahan di Mapolda Jatim

11. Khoridi, warga Madura. Tersangka kasus Goro Assalam. Kini ditahan di Mapolda Jatim.

12. Abdul Rahman alias Heri, warga Madura. Tersangka kasus Goro Assalam. Kini ditahan di Mapolda Jatim.

13. Solihin, warga Sumber Waru Jember. Tersangka kasus Goro Assalam. Kini ditahan di Mapolda Jatim. (G11,san-69j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA