| Selasa, 04 Mei 2004 | INTERNASIONAL |
Truk Meledak di Afghanistan, 34 TewasKABUL - Sedikitnya 34 orang tewas dan puluhan lain mengalami luka bakar parah, Minggu lalu, ketika sebuah truk tangki gas meledak di sebuah jalan utama yang menghubungkan daerah selatan dengan baratlaut Afghanistan, kata sejumlah pejabat. Truk yang memuat gas itu meledak sekitar pukul 14.30 waktu setempat di kawasan pasar Azizabad di distrik Shindand, daerah selatan Provinsi Herat, Afghanistan barat, kata kepala kepolisian provinsi tersebut, Zia-Ulldin Mahmodi. Meski penyebab pasti musibah itu belum diketahui, para pejabat mengatakan ledakan tersebut disebabkan oleh pengelasan yang teledor di dekat truk gas tersebut. ''Truk itu meledak dan akibatnya 34 orang tewas dan 35 lainnya terluka,'' kata Mahmodi, yang berbicara dari Rumah Sakit Umum Herat, tempat banyak korban luka dirawat. ''Mungkin separo dari jumlah korban luka-luka akan meninggal karena lukanya mereka sangat parah. Mereka mengalami luka bakar 100 persen,'' jelasnya. Sekitar 31 orang tewas di lokasi kejadian sementara tiga lagi tewas akibat luka-lukanya setibanya di rumah sakit Herat, kata seorang pekerja kemanusiaan dari rumah sakit itu, tempat puluhan orang berkumpul untuk mengetahui berita mengenai keluarga mereka. Karzai Sedih Sebanyak 66 orang dirawat karena luka bakar dan beberapa korban lain ditangani di sebuah klinik di Shindand, kata Valerie Gentner, juru bicara LSM Prancis, Medecins du Monde France. Menurut Gentner, LSM tersebut membawa sejumlah obat ke rumah sakit tersebut, namun seperti sebagian besar fasilitas medis lain Afghanistan, rumah sakit itu tidak dipersiapkan untuk menangani keadaan darurat. ''Saya melihat sekitar delapan atau sembilan korban di ruangan yang sama,'' katanya. ''Mereka mengerang kesakitan. Kami membawa obat namun mereka masih kekurangan alas tidur dan perban.'' Sebuah pernyataan dari kantor Presiden Hamid Karzai mengonfirmasi bahwa sedikitnya 25 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka dalam tragedi tersebut. Karzai mengatakan, dia sangat sedih dengan berita mengenai kecelakaan mengerikan yang disebabkan oleh ledakan bahan bakar di sebuah stasiun gas di distrik Shindand itu.(ant-46) |