logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 04 Mei 2004 BANYUMAS
Line

Babinsa Pekuncen Tewas Ditusuk

  • Pelaku Diduga Stres

BANYUMAS - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15/Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Serka Rudito Rahmadi (44), Sabtu (2/5) malam sekitar pukul 21.00 tewas ditusuk.

Korban tewas dalam perjalanan ke Puskesmas Pekuncen. Dia menderita empat luka tusukan yang diperkirakan mengenai organ bagian dalam.

Korban ditusuk dengan pisau oleh Subur Mahanani (22), warga Grumbul Karangnangka, Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen. Penusukan itu terjadi ketika korban berusaha menenangkan pelaku yang sedang kalap karena stres. Korban tak sempat membela diri karena serangan itu dilakukan secara mendadak saat pelaku keluar dari kamarnya, setelah pintunya dibuka paksa.

Peristiwa itu bermula pada Sabtu (1/5) pagi saat pelaku memukuli ibunya, Kaimah. Kemudian pada siang harinya, dia kembali melakukan pemukulan kepada Eko (9), tetangganya.

Atas kejadian itu, bapaknya, Murtejo yang pada Sabtu sore baru pulang dan mendapat laporan bahwa Subur mengamuk berusaha mencari pertolongan kepada Rudito, Babinsa Koramil Pekuncen. Dia masih ada hubungan keluarga. Awalnya Murtejo mencari Rudito di Koramil, tetapi tak ada sehingga langsung ke rumahnya di Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen.

''Pak Rudito sudah biasa menolong anak saya bila stresnya kambuh dan mengamuk. Bila dia datang biasanya langsung tenang,'' tutur Murtejo.

Mendapat kabar bahwa Subur stres dan mengamuk, pada Sabtu malam dengan naik motor Rudito langsung menuju ke rumah Murtejo untuk menenangkannya. Sesampai di Banjaranyar, Subur tengah mengunci diri di kamarnya.

Mengetuk Pintu

Rudito pun berusaha mengetuk pintu kamarnya. Namun yang bersangkutan tak kunjung keluar sehingga kamar pun kemudian dibuka dengan paksa. Namun ketika pintu berhasil dibuka, dari dalam kamar Subur langsung menusukkan pisaunya ke bagian bawah ketiak kiri korban, dada kanan dua tusukan, dan dada kiri satu tusukan.

Korban yang terkejut karena diserang mendadak berusaha menghindar menjauh dari pelaku yang menghunuskan pisau. Namun ketika menghindari serangan, korban tersandung motor yang diparkir di depan rumah Murtejo sampai jatuh tersungkur masuk parit.

Melihat pelaku membabibuta, Murtejo pun berusaha mencegahnya. Kerena kena sabetan pisau, dia pun menghindar. Selanjutnya dia memberikan pertolongan kepada Rudito yang menderita luka parah.

Korban akhirnya tewas dalam perjalanan ke puskesmas. Jenazah korban, Minggu (2/5) siang dimakamkan di pemakaman Desa Krajan dengan upacara militer. Berlaku sebagai inspektur upacara Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Heri Maedi.

Atas kejadian itu, kakak pelaku, Gesang, melapor ke Polsek Pekuncen. Malam itu juga petugas Polsek meluncur ke lokasi kejadian. Namun tersangka sudah kabur ke bukit yang ada di sekitarnya. Karena terlalu malam, pencarian tak dilanjutkan.

Setelah semalaman menghilang, Minggu pagi sekitar pukul 06.00, pelaku pulang ke rumah dan mandi. Usai mandi, Subur langsung kabur naik angkutan umum menuju ke Ajibarang.

Atas informasi itu, Kapolsek Pekuncen AKP Bambang Yuwono melakukan koordinasi dengan Polsek Ajibarang untuk melakukan penangkapan. Berkat koordinasi, akhirnya sekitar pukul 07.00, tersangka ditangkap dan dibawa ke Polsek Pekuncen.

Menurut keterangan Kapolres Banyumas AKBP Drs LOM Marpaung melalui Kapolsek Pekuncen, antara pelaku dan korban masih ada hubungan famili sehingga mereka sebenarnya akrab. Dari keterangan keluarganya, tersangka mengalami stres dan suka mengamuk sejak Rabu (28/4) lalu. Sebelumnya dia biasa-biasa saja, tidak pernah stres, tetapi sejak Rabu lalu tiba-tiba stres dan mengamuk.

''Ibunya dipukuli, anak tetangganya ditampar. Bahkan sering teriak-teriak dan memukul ayam hingga mati,'' jelas Kapolsek.

Untuk memastikan apakah pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak, Minggu pihak Polsek Pekuncen membawanya ke Bangsal Jiwa RSU Banyumas. Sampai saat ini, pisau yang dipakai untuk menusuk korban masih dicari. Dari mana pelaku mendapatkan pisau, juga masih diselidiki. (G23-20n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA