logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Mei 2004 SALA
Line

Mapolwil Dilempari Telur Busuk

GENDENGAN - Penahanan kembali Ustad Abu Bakar Ba'asyir oleh pihak kepolisian, rupanya mengundang reaksi keras dari sejumlah elemen Islam Solo yang tergabung dalam Umat Islam Surakarta (UIS). Untuk melampiaskan kekecewaan, ratusan umat Islam berjalan dari Kotabarat menuju Mapolwil Surakarta.

Aksi berlangsung kemarin pada pukul 14.00. Sebagian massa tampak emosional melemparkan kotoran dan telur busuk ke halaman Mapolwil. Bahkan papan nama Polwil tidak luput dari sasaran pelemparan kotoran dan telur busuk.

Seusai melemparkan kotoran, massa yang diperkirakan dua ratusan orang itu kemudian bergerak ke timur menyusuri Jalan Slamet Riyadi. Jauh sebelum aksi pelemparan kotoran berlangsung, sebagian pengunjuk rasa berorasi. Intinya, mereka mengecam tindakan Polri yang menahan kembali Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir yang baru lepas dari masa penahanan di Rutan Salemba, Jakarta.

Mereka pun membentangkan beberapa spanduk dan poster yang isinya menghujat kebijakan Kapolri. Di antara spanduk yang diusung para demonstran tertulis, "Kapolri Jadi Kacung Bush atas Penahanan Abu Bakar Ba'asyir, "Dai Bachtiar dan Alex Manuputi Kacung Amerika".

Massa yang memadati Jalan Slamet Riyadi sempat memacetkan arus lalu lintas. Beberapa mobil yang meluncur dari arah barat terpaksa memutar. Puluhan petugas di tempatkan di depan Mapolwil untuk melakukan pengaman. Sejumlah petugas di pintu barat sempat terkena lemparan kotoran binatang dan telur busuk.

Di tengah hiruk pikuk aksi pelemparan kotoran berlangsung, elemen Islam yang ikut bergabung dalam aksi tersebut berusaha mengendalikan massa yang melempari kotoran ke halaman Mapolwil.

Aksi yang dinilai tidak etis oleh Kapolwil Surakarta Kombes Pol Drs Hasyim Irianto itu rupanya tidak direncanakan sebelumnya. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Majelis Tafsir Alquran (MTA) Drs Ahmad Sukino. Agar aksi pelemparan kotoran tidak berkelanjutan, kata dia, pihaknya berusaha untuk mencegah dengan menggiring peserta aksi meninggalkan Mapolwil.

Sebagai reaksi kekecewaan atas penahanan kembali Abu Bakar Ba'asyir, elemen Islam yang tergabung dalam Keluarga Besar Mujahidin Surakarta (KBMS) akan mengelar aksi serupa di Mapolwil, Jumat malam. Aksi yang akan dilangsungkan pada pukul 20.00 itu dikemas dengan acara "Doa Keprihatinan Tragedi Salemba". (G11-17i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA