| Sabtu, 01 Mei 2004 | PANTURA |
15 PAC Dukung Rencana Mundur Ketua DPC PDI-PKAJEN - Rumor akan adanya pergantian Ketua DPC PDI-P Kabupaten Pekalongan terus bergulir. Sedikitnya 15 PAC PDI-P dari 19 PAC di Kabupaten Pekalongan menyatakan mendukung jika Ketua DPC PDI-P Ting Harto ingin mundur. Dalam siaran pers yang dikirim ke Suara Merdeka kemarin (30/4) disebutkan, kesepakatan ke-15 PAC itu merupakan hasil pertemuan yang digelar Forum Non Formal Silaturahmi Pengurus Anak Cabang PDI-P Kabupaten Pekalongan di Hotel Dian Citra (DC) Wiradesa, Rabu malam (28/4). Salah satu pemrakarsa pertemuan Drs Marsudi MM menyebutkan, pertemuan itu digelar menyusul pernyataan Ting Harto di depan anggota Fraksi PDI-P beberapa waktu lalu yang mengaku ingin mundur. Setelah melalui perdebatan, forum silaturahmi kemudian menunjuk lima orang sebagai delegasi untuk memperjelas masalah tersebut. Mereka ditugaskan untuk meminta klarifikasi berkenaan dengan pernyataan Ketua DPC. Kelima orang itu adalah M Fajari dari PAC Karanganyar, Basuki Rahmat (Kajen), Amat Farikhin (Kedungwuni), Suhardjo (Kesesi), dan Marsudi (Wiradesa). Selain menyatakan mendukung jika Ketua DPC ingin mundur, forum juga menuntut transparansi anggaran di DPC. Sebab, selama ini dinilai hanya orang-orang tertentu yang tahu hal itu. Demi suksesnya Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang maju dalam pemilihan presiden, Marsudi berharap, tuntutan forum dipenuhi. Sebab, jika tidak mereka sepakat tidak akan cawe-cawe dalam pemilihan presiden mendatang. Selain dihadiri beberapa elite di PAC, pertemuan nonformal antar-PAC juga dihadiri Wakil Ketua DPC Sutardi dan Hj Jumiati serta Wakil Bendahara M Ayin. Adapun empat PAC yang tidak ikut pertemuan yaitu PAC Bojong, Wonokerto, Paninggaran, dan Sragi. Sakit Sementara itu, Ketua DPC PDI P Ting Harto dikabarkan sakit dan tidak bisa ditemui wartawan. Pihak keluarga meminta jika ingin membicarakan soal partai, wartawan bisa menghubungi pengurus lain. Sekretaris DPC PDI-P Slamet Sukamto ketika dimintai konfirmasi mengatakan, Ketua DPC secara formal belum menyatakan mundur. ''Beliau dalam pertemuan dengan anggota FPDI-P beberapa waktu lalu hanya mengatakan mungkin tak akan bisa melanjutkan jabatannya sampai 2006. Namun, teman-teman ada yang menafsirkan bahwa Pak Ting sudah mundur,'' tegasnya. Dia menilai, sah-sah saja jika ada yang menginginkan pergantian pimpinan. Namun, lebih baik hal itu setelah selesai pemilihan presiden. (G16-74e) |