| Sabtu, 01 Mei 2004 | MURIA |
Jalin Komunikasi lewat BandKEBESARAN perusahaan rokok terbesar di Kudus, PT Djarum, ternyata juga melahirkan potensi yang dimiliki karyawan dalam berbagai bentuk kegiatan termasuk musik. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh Kave Band, dalam pentas peringatan Ke- 53 HUT pabrik rokok tersebut belum lama ini. "Kave Band diawaki keluarga serta karyawan lintas departemen di perusahaan," kata manajernya, Djoko Herryanto. Dia sendiri, sehari-hari di perusahaan adalah Senior Manager EHS. "Kami ingin menjalin komunikasi di antara karyawan dan keluarganya lewat musik, tak hanya dalam suasana bekerja." Didirikan pada 21 Februari 2004, personelnya terdiri atas Kaka pada keyboard dan Veli pada lead guitar (keduanya anak Djoko), Nunuk (rytem guitar), Alex (bass), Didik (drum). Adapun vocalisnya adalah Tata, Orick, dan Jimmy. Boleh dibilang, ajang ulang tahun perusahaan tersebut merupakan panggung uji mereka tampil kali pertama di depan publik. Ratusan penonton yang datang tak hanya karyawan, tetapi juga pejabat, tokoh masyarakat, seniman, dan sejumlah wartawan. "Konsep musik, kami arahkan untuk memenuhi selera anak muda, termasuk mengusung lagu bertemakan sosial dan lingkungan," tambah Djoko. Maka, di samping vokalis mereka membawakan lagu semisal milik KLa Project, juga meluncur lagu kepunyaan Kantata Taqwa seperti Bento dan Bongkar yang dibawakan Djoko. Tampilan elite Djarum itu, cukup bisa "menutup" keringnya aksi stage ketiga vokalis dan musisinya. Namun, keberadaannya di atas panggung sepanjang pementasan, justru membuat kabur peranan Djoko sebagai manajernya. Ia malah berkesan seperti vokalis yang merangkap MC. Bisa jadi, masih canggungnya aksi panggung tersebut, karena mereka belum padu betul. Belum mampu saling memahami masing-masing personel secara utuh. Waktulah yang akan menguji mereka, terhadap cita-cita untuk masuk ke barisan band yang dipandang memiliki nilai lebih. (yit-34) |