logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Mei 2004 MURIA
Line

Lasem Perlu Pangkalan Truk

LASEM - Kota Lasem saat ini sudah mendesak untuk mempunyai pangkalan truk. Makin banyak truk yang ngetem di sepanjang jalan dalam kota, mengakibatakan terganggunya arus lalu lintas.Hal ini dapat menimbulkan kerawanan timbulnya kecelakaan.Lengah sedikit dapat berakibat fatal.

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Lasem AKP Zaenuri A kepada Suara Merdeka, Jumat (30/4) di ruang kerjanya. Dia mengakui kalau banyaknya truk yang parkir di pinggir jalan tersebut dapat menyebakan rawan kecelakaan. Sebagai bukti katanya, dua minggu lalu pengemudi mobil menabrak truk.

Mantan Kanit Reskrim Polres Grobogan juga tidak dapat menyalahkan sopir truk tersebut.Selain belum adanya pangkalan truk khusus, para sopir itu kebanyakan penduduk asli Lasem yang bermaksud pulang ke rumahnya. Sedangkan rumah mereka berada di daerah Lasem yang tempatnya tidak dapat dilewati truk.

Dia menambahkan, sebenarnya di daerah Lasem banyak sekali tanah kosong yang dapat digunakan untuk memarkir truk mereka. Tapi jika hujan, tanahnya lembek sehingga mereka enggan memarkir di tempat itu.

Sudah Diusulkan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Indratno SPd saat dihubungi membenarkan kalau di sepanjang jalan Lasem banyak sekali sopir yang memarkir truk di tempat itu.

Sebetulnya, ujar dia, sebelum lebaran tempat itu sudah bersih dan tidak ada truk yang mangkal. Pada saat itu, Dishub selalu menegur sopir yang parkir disembarang tempat.

"Sebelum lebaran, kita menyediakan mobil derek yang sewaktu-waktu digunakan untuk menderek truk yang parkir sembarangan," tandas dia.

Untuk mengatasi hal itu, Dishub telah mengusulkan ke Pemkab dengan menyediakan lahan khusus pangkalan truk, yakni di daerah Bogan, sebelah Utara Lasem. (H4-34 )


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA