| Sabtu, 01 Mei 2004 | KEDU & DIY |
Dinkesos Bantu Kursi RodaTEMANGGUNG- Wajah Surono (45) berbinar ketika mendapat ''hadiah'' dari Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Jateng berupa sebuah kursi roda. Pria yang lumpuh setelah terjatuh dari pohon setinggi hampir lima meter itu sudah lama berharap suatu saat bisa memiliki kursi roda untuk menopang aktivitasnya sehari-hari. Dan hari itu keinginannya terwujud. Selain dia, tiga warga lain yakni Didin Puji Lestari (21), Febi Risman (12) dan Ranti (9) juga menerima bantuan serupa. Empat kursi roda bantuan Dinkesos Jateng itu diserahkan oleh Kepala Dinkesos Drs Suwoko SH melalui Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo, Rabu (18/4) kepada para penyandang cacat kurang mampu di Panti Tuna Netra dan Rungu Wicara ''Panganti'' Temanggung. Kepala Dinkesos Drs Suwoko SH menjelaskan, kursi roda tersebut diberikan untuk membantu para penyandang cacat tubuh yang kemampuan ekonominya kurang, agar mereka bisa melakukan aktivitas harian tanpa banyak menggantungkan diri pada orang lain. Selain memberikan bantuan kursi roda, Suwoko juga melepas siswa tuna netra dari Panti Panganti untuk magang sebagai pemijat di panti-panti pijat di wilayah tersebut. Magang diikuti oleh delapan pemuda tuna netra dari berbagai daerah di Jateng. Bupati Totok Ary Prabowo ketika menyerahkan bantuan mengatakan, dia berharap ada banyak lagi lembaga yang peduli akan nasib para penyandang cacat. Menurut bupati, hingga saat ini di Temanggung terdapat 7.378 penyandang cacat dan mereka membutuhkan uluran tangan untuk mandiri. ''Saudara-saudara kita yang mendapat cobaan dari Tuhan itu harus diberi motivasi agar terus berusaha mandiri. Kita yang normal wajib membantu,'' kata Totok Ary Prabowo. Bahkan karena menyadari banyaknya pekerjaan-pekerjaan kemasyarakatan yang dihadapi, Pemkab Temanggung baru saja membentuk Dinas Sosial. ''Kami baru saja membentuk Dinas Sosial, karena kami sadar ada sangat banyak permasalahan sosial yang harus dipecahkan dan itu butuh instansi khusus,'' ujarnya. (F3-76) |