logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Mei 2004 INTERNASIONAL
Line

Pertemuan Bush-Cheney dan Komisi 11/9, Lancar

WASHINGTON - Presiden George W Bush membela upaya-upaya pemerintahannya untuk menghentikan serangan teroris dan menganggap negaranya sangat rawan serangan dalam satu pertemuan luar biasa dengan komisi 11 September.

Komisi bipartisan itu bertemu secara pribadi dengan Bush dan Wapres Dick Cheney selama lebih dari tiga jam, Kamis waktu setempat (kemarin WIB), di Gedung Putih.

Setelah pertemuan dengan Bush dan Cheney tersebut, komisi tinggal mewawancarai beberapa saksi lagi sebelum mulai melaksanakan rekomendasi-rekomendasi guna memenuhi batas akhir 26 Juli nanti.

''Pertemuan itu sangat lancar. Presiden blak-blakan,'' kata mantan Gubernur New Jersey, Thomas Kean, ketua komisi dari kubu Republik.

''Kami berharap bisa mengungkap sesuatu guna mengetahui apakah beberapa rekomendasi yang kami pertimbangkan benar-benar berguna,'' katanya. ''Pertemuan itu sangat bagus,'' kata anggota komisi dari kubu Demokrat, Bob Kerrey. ''Saya kira keterangan itu bisa membantu - khususnya gambaran presiden tentang apa yang terjadi selama tahun 2001 dan terutama 11/9.''

Mengejutkan dan Baru

Kerrey menggambarkan beberapa jawaban itu ''mengejutkan'' dan ''baru''. Namun dia menolak memberikan perincian. ''Saya kira makin sedikit yang saya katakan, makin besar kesempatan yang kami miliki untuk mencapai konsensus saat kami menyusun laporan akhir.''

Kerrey, bersama Lee Hamilton, wakil ketua komisi, meninggalkan pertemuan Gedung Putih lebih dulu karena komitmen-komitmen yang mereka buat sebelumnya.

Duduk di kursi bersandaran tinggi, Bush dan Cheney menjawab dengan tangkas semua pertanyaan tentang kurangnya respons militer AS setelah pengeboman USS Cole pada 200 yang menewaskan 17 pelaut AS, dan brifing yang diterima Bush pada 6 Agustus 2001, sebulan sebelum serangan, yang memperingatkan Usamah bin Ladin sedang mempersiapkan serangan.

Respons pemerintah saat serangan juga dibahas. Bush dan Cheney memberikan keterangan rinci yang mungkin bermanfaat bagi dia sidang komisi berikutnya, kata anggota komisi.

Bush menyatakan, dia dan Cheney menjawab semua pertanyaan yang diajukan komisi 11 September 2001.

Bush mengatakan, sidang itu merupakan sebuah pertemuan hangat yang diharapkannya akan membantu komisi 11 September tersebut memberikan rekomendasi tentang bagaimana mencegah serangan-serangan di masa yang akan datang.

Kesan Baik

''Jika kami memiliki sesuatu yang disembunyikan, kami tidak akan bertemu dengan mereka terlebih dulu,'' kata Bush setelah sidang tersebut.

''Kami menjawab semua pertanyaan mereka. Saya pergi dengan kesan baik mengenai pertemuan itu karena saya ingin mereka mengetahui bagaimana saya menetapkan strategi, bagaimana kami menjalankan Gedung Putih, bagaimana kami menangani ancaman,'' tambah pemimpin AS tersebut.

Ketika ditanya apakah agen-agen Al Qaedah berada di AS hari ini, Bush menyatakan tidak mengesampingkan hal itu namun menolak memberikan penjelasan terinci lebih lanjut.

''Kita masih rawan serangan,'' katanya kepada wartawan di depan Gedung Putih setelah pertemuan tersebut.

Bush juga mengatakan bahwa Cheney menjawab semua pertanyaan yang diajukan komisi tersebut. (ynews-niek-ant-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA