SUARA MERDEKA
 
INDEKS KEDU & DIY Rabu, 28 April 2004

GOMBONG - Sebuah jembatan tua yang tengah dibangun kembali di Desa Jatiluhur Kecamatan Rowokele, Kebumen, Senin petang (26/4) runtuh dan menimpa enam pekerjanya.

 

KEBUMEN - Menyusul kejadian jembatan ambruk yang menimpa enam pekerja, Sekda H Suroso SH kemarin turun lapangan melakukan pengusutan. Hal itu untuk mencari kejelasan siapa yang salah dalam pekerjaan itu.

WONOSOBO - Ratusan dokar di Kota Wonosobo beramai-ramai memenuhi jalan di sekitar pasar penampungan Alun-alun, Senin (26/4) siang. Akibat aksi ratusan dokar yang memadati Jalan Pemuda dari Kantor Kejaksaan Negeri sampai simpang empat itu arus lalu lintas di kawasan tersebut macet total.

 

BOROBUDUR- Ketua Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Magelang, Sungadi BA, meminta pemerintah mencairkan gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) maksimal Juni 2004.

YOGYAKARTA - Banyak orang berlomba menjadi anggota lembaga legislatif. Namun, ada pula yang sudah pasti terpilih justru mengundurkan diri. Seperti di Partai Demokrat Kota Yogyakarta. Dua calegnya dari daerah pemilihan (DP) 1 dan 3 menyatakan mundur dan digantikan caleg nomor urut di bawahnya.

WONOSOBO - Amuk massa yang merenggut korban jiwa terjadi lagi di Wonosobo. Residivis D Riadi (25) asal Desa Bakalan Sengon, Kecamatan Sapuran tewas dikeroyok massa, Selasa dini hari kemarin. Saat ini jenazah korban yang terluka parah di bagian kepala dan kedua kaki masih berada di kamar mayat RSU Wonosobo.

TEMANGGUNG- Cinta ternyata benar-benar bisa membawa hati dan pikiran menjadi buta. Contohnya dialami Darjo (58), warga Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan, Temanggung. Duda dua anak itu tega membunuh calon istrinya, Ny Rumini (45), meski akhirnya dia pun memilih mati dengan gantung diri.

TEMANGGUNG- Puluhan peternak ayam cemani di Kecamatan Kedu, Temanggung, sejak beberapa bulan belakangan mengeluhkan usahanya sepi. Mereka menduga, penyebabnya selain penyebaran flu burung juga semakin banyaknya usaha ternak cemani di luar daerah.

PURWOREJO- Warga Purworejo perlu berhati-hati memarkir sepeda motor. Sebab kelengahan pemilik akan memberi peluang terjadinya pencurian sepeda motor. Kejadian terakhir menimpa Muh Subekhi, warga Kaliurip, Bener, Senin petang (26/4). Waktu itu sepeda motor AA-5091-NC miliknya diparkir di teras rumah. Tidak lama kemudian ketika ditengok pukul 18.15, ternyata sepeda motor tersebut telah hilang. (yon-74)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA