SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Rabu, 28 April 2004

SEMARANG- Produsen baja terbesar di Indonesia, yakni Krakatau Steel siap memasok bahan baku khusus untuk Industri Kecil Menengah (IKM) di Jateng. Pasokan bahan baku ini diharapkan bisa kembali meningkatkan kinerja IKM yang kini terhambat akibat keminiman pasokan bahan baku logam cor.

PASAR mobil bekas akhir-akhir ini menjadi menarik, terutama setelah mobil baru Rp 100 jutaan diluncurkan ke pasaran. Respons masyarakat sangat luar biasa terhadap Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Belum lagi Honda yang menyusul dengan Jazz yang juga disambut baik. Bagi sebagian orang kini mobil bukan lagi barang mewah.

JAKARTA- BPPN akhirnya secara resmi melikuidasi 50 BBO/BBKU (Bank Beku Operasi/Bank Beku Kegiatan Usaha). Sementara 2 BBO/BBKU yakni Bank Prasidha dan Bank Ratu masih menunggu selesainya masalah hukum. Menurut pengumuman dari BPPN, Selasa (27/4), likuidasi tersebut setelah memperhatikan keputusan-keputusan pencabutan izin usaha dan permintaan RUPS untuk pembubaran usaha dari BI.

PURWOKERTO- Setelah dihantam masalah flu burung, para peternak ayam di Banyumas khususnya dan Jawa Tengah umumnya, kini dilanda kebingungan. Di samping masih harus menanggung kerugian yang terus menumpuk akibat ternak mereka mengalami tunda jual, sekarang kandangnya kosong karena tak bisa beli bibit ayam baru atau day of chicken (DOC).

SATU lagi perusahaan asuransi joint venture dipailitkan oleh Pengadilan Niaga. Kali ini yang menerima vonis adalah PT Prudential Life Assurance, perusahaan patungan Indonesia-Inggris, hanya karena tidak membayar bonus Rp 1,45 miliar kepada agennya. Kondisi ini menjadi ironis karena Prudential termasuk perusahaan yang sehat dengan kinerja keuangan yang mantap.

JAKARTA- Kuasa hukum Asuransi Prudential Life mendesak pengadilan untuk mengganti kurator dalam kasus kepailitannya yakni Yuhelson SH karena dinilai cenderung merugikan mereka dan nasabahnya. Yuhelson juga dinilai tidak independen karena pernah bekerja pada kantor pengacara yang menjadi kuasa hukum pemohon pailit.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA