logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 April 2004 KEDU & DIY
Line

LERENG MERAPI

Motor di Teras Raib

PURWOREJO- Warga Purworejo perlu berhati-hati memarkir sepeda motor. Sebab kelengahan pemilik akan memberi peluang terjadinya pencurian sepeda motor. Kejadian terakhir menimpa Muh Subekhi, warga Kaliurip, Bener, Senin petang (26/4). Waktu itu sepeda motor AA-5091-NC miliknya diparkir di teras rumah. Tidak lama kemudian ketika ditengok pukul 18.15, ternyata sepeda motor tersebut telah hilang. (yon-74)

300 Meter Kabel Listrik Dicuri

TEMANGGUNG- Sekitar 300 meter kabel listrik di Desa Karangtejo, Kecamatan Kedu, Temanggung, Senin dini hari hilang dicuri. Menurut Yuli (35), warga setempat, peristiwa itu diketahui pagi hari ketika penduduk akan melakukan aktivitas. Mereka kemudian melaporkan ke PLN dengan harapan agar segera diperbaiki. Namun hilangnya kabel itu tidak secara langsung mengganggu aliran listrik karena merupakan kabel sekunder. (nt-74)

Gelar Kemitraan SMK Marsudi Luhur

YOGYAKARTA - Dalam rangka mengembangkan apresiasi seni dan budaya nasional, SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta mengadakan serangkaian kegiatan untuk siswa SMP. Kegiatan bertajuk ''Gelar Kemitraan 2004 SMK Marsudi Luhur I'' itu antara lain peduli kasih, lomba lukis, pentas seni, pameran, dan seminar. Acara dibuka 25 April lalu di kampus Jalan Bintaran Kidul No 06. Dalam acara tersebut diumumkan juga pemenang lomba lukis, juara I Fajar NH dari SMP Negeri 15 Yogyakarta, juara II Shinta DK (SMP Negeri 5 Yogyakarta), juara III Sherly Jessica (SMP Stella Duce I Dagen), juara harapan I E Chipto Raharjo (SMP Stella Duce I Dagen), dan juara harapan II Galuh Abri Yanto (SMP Negeri 7 Yogyakarta). (D19-74)

Lokakarya Buruh DIY

YOGYAKARTA- Sebanyak 27 serikat buruh dan tiga federasinya, para buruh di provinsi DIY bersepakat membentuk Konfederasi Buruh Bintang Kejora. Melalui konfederasi itu diharapkan mampu meminimalisasi masalah-masalah perburuhan. Kesepakatan membentukan konfederasi tercapai melalui lokakarya dua hari (24-25/4) oleh Lembaga Advokasi HAM dan Bantuan Hukum (LABH) Yogyakarta di Hotel Sargede. Direktur lembaga itu Halimah Ginting SH mengatakan, dari lokakarya terungkap paling tidak masih terdapat 32 masalah perburuhan karena tidak sesuai dengan UU 39/1999 tentang HAM dan UU nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Peserta lokakarya juga menelurkan pernyataan sikap buruh se-DIY. (P58-74)

Lokakarya Nasional HAM

YOGYAKARTA- Direktur Jenderal HAM Departemen Kehakiman dan HAM Dr Hafid Abbas mengatakan, kajian lintas sektoral menjadi sangat penting dalam menganalisis kasus pelanggaran HAM. Melalui Pusat HAM (Pusham) masing-masing, perguruan tinggi ikut bertanggung jawab mendorong rekonsiliasi sebagai langkah politik dan hukum penyelesaian masalah bangsa.

Hal itu dikatakan Dr Hafid Abbas sebagai pembicara utama pada pembukaan lokakarya nasional Capasity Building for Pushams in Indonesia, (26/4). Lokakarya selama empat hari (sampai 29/4) di Hotel Prime Plaza Yogyakarta diikuti delegasi Pusham perguruan tinggi se-Indonesia.

Pembicara lainnya adalah Sidney Jones dari International Crisis Group, Hasbalah M Saad (mantan Menteri urusan HAM RI) dan Dr Heru Nugroho (sosiolog UGM). Lokakarya bertema Pengenalan, Perlindungan, dan Pemberdayaan HAM itu diadakan Pusham UII Yogyakarta dengan Universitas Oslo, Norwegia. (P58-74)

Denovan Dihukum Empat Bulan

YOGYAKARTA- Sampai kemarin (27/4) pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta belum menerima salinan putusan perkara nomor 95/Pid.B/2000/PN.YK. Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta masih minta instansi itu menunggu bisa dilakukan eksekusi. ''Secepatnya setelah menerima salinan putusan kasasi yang menghukum terdakwa empat bulan penjara (bukan empat tahun seperti diberitakan Suara Merdeka kemarin (27/4),'' ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Yogyakarta, Sucipto SH.

Hukuman disertai kewajiban membayar biaya perkara Rp 2.500 itu dijatuhkan Mahkamah Agung RI melalui putusan perkara nomor 316K/Pid/2001 kepada terdakwa Denovan Indrastoto. Mahasiswa semester akhir sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta itu dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 360 KUHP. (D19,P58-74k)

Wayang Kulit Berhasil Go International

BOROBUDUR - Gubernur Jateng H Mardiyanto menilai, wayang kulit kini menjadi seni budaya yang sangat diminati dan menjadi perhatian pemerhati budaya.

''Bahkan, wayang kulit menjadi salah satu atraksi pentas yang semakin maju dan berhasil go international,'' katanya, Senin (26/4) malam, dalam pembukaan Festival Dalang Remaja Tingkat Nasional di Hotel Pondok Tingal, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Dalam sambutan yang dibacakan Ketua Badan Koordinasi Lintas Kabupaten/Kota (Bakorlin) Wilayah II Kedu dan Surakarta Ir Soewito, dia menilai, wayang kulit memiliki kelebihan dibandingkan dengan seni tradisional lain, bahkan modern. Gubernur mengharapkan, festival dalang remaja yang akan berlangsung hingga 1 Mei 2004 itu bisa mengaktualisasikan ketiga dimensi budaya yang selama ini telah dimiliki, yakni filosofi, estetika, dan etika. Festival itu untuk merayakan HUT Ke-13 Hotel Pondok Tingal Borobudur diikuti 27 dalang remaja. (pr-74e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA