| Selasa, 27 April 2004 | PEMILU 2004 |
PAN Dekati PKS Bentuk Fraksi
SEMARANG- Meski komposisi perolehan kursi di DPRD Jateng belum diumumkan KPU, posisi pimpinan Dewan semakin hangat dibicarakan. Partai politik yang diperkirakan memiliki wakil di Gedung Berlian telah melakukan pembicaraan, walaupun belum final. Partai Amanat Nasional (PAN) mulai mendekati PK Sejahtera untuk membentuk fraksi di DPRD Jateng. Dengan koalisi, fraksi gabungan dua partai itu diharapkan bisa meraih satu kursi pimpinan Dewan. ''Syarat-syarat yang diajukan PK Sejahtera bisa dipenuhi oleh PAN. PAN adalah partai yang reformis, demokratis, dan islami. Tampaknya kami bisa memenuhi syarat yang diajukan PK Sejahtera,'' kata Wakil Sekretaris DPW PAN Thontowi Jauhari, kemarin. Selain itu, lanjut dia, konstituen partai pimpinan Hidayat Nur Wahid itu juga cukup dekat dengan partainya. Kalau membangun koalisi satu fraksi, tambah dia, tidak menjadi persoalan. Dia mengakui telah melakukan pembicaraan dengan pimpinan DPW PK Sejahtera. Kendati baru lewat telepon, keseriusan penggabungan itu sudah terlihat. Menurut dia, PK Sejahtera telah membuka pintu untuk bergabung bersama partai berlambang matahari bersinar itu. Namun, ''pinangan'' itu belum dilakukan secara resmi. ''Baru sebatas pembicaraan awal. Keputusan tetap berada di PK Sejahtera apakah dia bergabung bersama kami atau partai lain,'' kata caleg PAN nomor 2 dari DP 5 Jateng yang kemungkinan bisa lolos ke DPRD Jateng itu. Salah satu kesepakatan awal yang dibangun adalah membidik pimpinan Dewan. Bila kedua partai itu bergabung, anggotanya menjadi 17 kursi dengan asumsi PAN mendapat 10 kursi dan PK Sejahtera 7 kursi. Perolehan kursi itu berdasarkan hitung-hitungan suara Pemilu 2004 dari KPU Jateng. Namun KPU secara resmi belum mengumumkan komposisi kursi di DPRD Jateng. ''Dengan jumlah 17 kursi itu, kemungkinam bisa meraih satu kursi pimpinan Dewan. Kursi itu bisa diisi dari PAN atau PK Sejahtera. Itu semua tergantung pada kesepakatan final nanti,'' tuturnya. Gabungan itu bisa jadi membuat peta baru perebutan pimpinan Dewan. Selain PDI-P yang memperoleh suara dan kursi terbanyak, selama ini yang santer dibicarakan membidik pimpinan Dewan adalah PKB dan Partai Golkar. Di luar partai itu, ada tiga partai yakni PPP, PAN, dan Partai Demokrat yang memiliki kekuatan berimbang. Sementara itu jumlah kursi pimpinan Dewan apabila menggunakan acuan lama hanya empat kursi, yaitu satu ketua dan tiga wakil ketua. Sementara itu, Ketua Bidang Kebijakan Publik DPW PK Sejahtera Jateng Zuber Syafawi mengungkapkan, partainya kemungkinan akan bergabung dengan partai yang islami, reformis, dan demokratis. Kemungkinan lain akan membentuk fraksi sendiri. Sejauh ini, Wakil Ketua DPW PKB Jateng Abdul Kadir Karding mengatakan, sejumlah partai telah melakukan komunikasi secara intensif menyangkut posisi pimpinan Dewan mendatang. PKB sendiri juga melakukan berbagai pendekatan dengan partai-partai di Jateng, terutama yang memiliki wakil di DPRD Jateng. Bahkan partai itu mengakui membuka pintu untuk berkoalisi dengan PDI-P.(G1-64i) |