| Kamis, 22 April 2004 | SEMARANG |
"Jangan Terlena dengan Kesetaraan"BUKAN zamannya lagi perempuan atau istri hanya dijadikan kanca wingking suami. Justru sebaliknya, mereka harus mampu mengembangkan potensi diri untuk mendorong kemajuan suami, seperti diperjuangkan RA Kartini. Akan tetapi perempuan jangan pula terlena oleh kesetaraan yang mereka peroleh saat ini. Sebab, kesetaraan itu merupakan cambuk bagi perempuan untuk terus maju. Hal itu diungkapkan Ny Endang Sunarso, istri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunarso, seusai mengikuti peringatan ke-125 Hari Kartini Jateng di Balai Prajurit Diponegoro, Watugong, Rabu (21/4). Hadir Pangdam IV/Diponegoro, Wakapolda Jateng Brigjen Djosua Sitompul, Setda Provinsi Jateng Mardijono SH, ibu-ibu di lingkungan Kodam dan Pemerintah Provinsi Jateng. Meski bukan lagi kanca wingking, kata dia, potensi perempuan untuk mengembangkan diri jangan sampai membuat mereka lupa tugas utama di rumah. Sebab, pada dasarnya tugas dan tanggung jawab perempuan di rumah juga mulia. Endang yang telah puluhan tahun mendampingi sang suami sebagai prajurit TNI menyatakan bangga karena perempuan saat ini diberi kesetaraan untuk mengembangkan potensi. Hal itu dibuktikan dengan pemberian kuota 30% bagi perempuan untuk duduk di parlemen. Setelah diberi kesempatan maju, kata ibu berputra tiga orang itu, perjuangan perempuan hendaknya tidak mandek. Perempuan harus dapat meningkatkan sumber daya dan potensi dan tentu saja tidak boleh melupakan kodrat sebagai ibu. ''Mereka harus mampu memberikan teladan bagi anak-anaknya sehingga dapat tumbuh dan melanjutkan perjuangan bangsa,'' kata dia. (Surya Yuli P-83g) |