logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 April 2004 SEMARANG
Line

TNI Bantu Bangun Gedung SD Kuripan

  • Program TMMD Sengkuyung

KARANGAWEN- Sebanyak 30 personel TNI di bawah koordinasi Kodim 0716 Demak, mulai Senin (19/4) lalu diterjunkan ke Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen. Program semacam ini, dulu dikenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD). Menurut Komandan Rayon Militer (Danramil) Karangawen, Lettu Inf Heri Narsono, program karya bakti TNI yang dinamai TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung ini akan berakhir tanggal 25 Mei.

''Saat ini kami baru mengerjakan pra-TMMD, sementara pembukaan TMMD Sengkuyung baru 5 Mei nanti,'' katanya.

Selama satu bulan lebih, yaitu mulai masa pra-TMMD 19 April hingga penutupan 25 Mei, anggota TNI dan warga Desa Kuripan akan memperbaiki sejumlah fasilitas desa, antara lain gedung SD Kuripan 1 dan pengerasan jalan Dukuh Panjen.

Perbaikan SD Kuripan 1 meliputi pembuatan pondasi, pemasangan kerangka gedung, dan plavon. Sementara pengerasan jalan sepanjang 1,3 Km dilakukan dengan makadam.

Heri menegaskan, kegiatan ini bukan semata-mata pekerjaan TNI sendiri, melainkan program kemanunggalan TNI dan rakyat. ''TNI hanya menjadi motivator bagi masyarakat. Karena itu pula, program ini diberi nama Sengkuyung'', tegasnya.

Ketika ditemui di lokasi SD Kuripan, Camat Karangawen, Drs Mudiyanto MM mengungkapkan kondisi gedung sekolah itu memang sudah memprihatinkan. Bahkan bangunan tersebut nyaris roboh. Karena itu, pihaknya mendukung upaya perbaikan yang dikerjakan oleh masyarakat bersama TNI.

''Masyarakat mendukung program TMMD Sengkuyung ini dan berusaha ikut berpartisipasi dalam bentuk swadaya''.

Menurut keterangan Camat dan Danramil Karangawen, proyek pengerasan jalan penghubung antarkecamatan dan rehabilitasi gedung SD ini dibiayai oleh Pemerintah Daerah bersama masyarakat.

''Dana dari pemerintah ini hanya stimulan yang diberikan untuk menggugah swadaya masyarakat,'' jelasnya.

Lurah Desa Kuripan, Endro, mengatakan sekitar 20 warganya ikut membantu kegiatan tersebut. Setiap hari, warga menyediakan makanan kecil dan bekerja bakti secara bergantian. Dia berharap pihak desa nantinya dapat memberikan sumbangan dana sebesar Rp 15 juta. Dana itu, kata dia, rencananya akan diambilkan dari kas desa. (nik-84)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA