logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 April 2004 SEMARANG
Line

Diduga Mencoba Bunuh Diri, Napi Rutan Dirawat di ICU

  • Makan Dibantu lewat Selang

DEMAK- Seorang narapidana (napi) Rutan Demak, Rohmat (30), warga Purwodadi yang diduga mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya, Rabu (21/4) masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSD Sunan Kalijaga, Demak. Setiap denyut nadi, tensi darah, pernapasan dan temperatur pasien tersebut dimonitor tenaga medis lewat sebuah alat, yaitu Electro Kardiogram (EKG).

Direktur RSD Sunan Kalijaga dr Hestu Waluyo MKes menyatakan, pasien bernama Rohmat dirawat di Ruang ICU sejak Selasa (20/4). Dia membenarkan, pasien tersebut adalah salah satu napi di Rutan Demak. Tindakan operasi ditangani oleh dr Dwi Antono, spesialis THT.

Setelah kejadian itu Rohmat segea dikirim ke RSD Sunan Kalijaga dan tenaga medis memutuskan untuk segera mengoperasi bagian lehernya. "Menurut laporan, luka pada bagian leher pasien itu sudah mengenai larinx atau saluran pernapasan bagian atas leher. Setelah dioperasi, pasien masih perlu istirahat dan belum dapat diajak bicara. Namun, secara berangsur-angsur Rohmat sudah mulai sadar," papar dr Hestu Waluyo MKes.

Untuk sementara suplai makanan berupa susu cair dilakukan melalui alat bantu berupa selang, atau sonde.

Menurut petugas Rutan Demak, Rohmat adalah tahanan kasus pencurian di sebuah tempat penggilingan padi di wilayah Karanganyar, Demak. Saat itu dia mencuri salah satu komponen roda besi mesin penggilingan tersebut. Dia lalu ditahan di Mapolsek Karanganyar.

Di kamar sel Polsek Karanganyar itu, Rohmat juga pernah berusaha bunuh diri dengan cara menggantung diri. Namun, saat itu jiwanya masih tertolong dan dilarikan ke RS. Rohmat lalu dipindahkan ke sel Mapolres. Di tempat itu kabarnya dia juga pernah mengulangi lagi perbuatannya. Yaitu melukai bagian lehernya dengan pecahan botol. Korban bisa tertolong setelah mendapat perawatan di RS.

Dalam perkembangan kasusnya, Rohmat diajukan ke sidang Pengadilan Negeri Demak. Oleh Majelis Hakim dia divonis hukuman tiga bulan penjara. Rohmat dimasukkan ke Rutan Demak.

Di tempat itu, dia lagi-lagi berulah dengan mencoba mengakhiri hidupnya. Itu terjadi saat dia berada di dalam kamar mandi di sebuah ruang tahanan yang dihuni sekitar 13 napi. Rohmat ditolong teman-temannya dan oleh petugas langsung dilarikan ke RSD Sunan Kalijaga.

"Kabarnya masa penahanan Rohmat akan habis pada Jumat atau Sabtu nanti. Entah kenapa dia mencoba bunuh diri," kata petugas Rutan Demak ini.

Kepala Rutan Demak Ilham Jaya SH hingga kemarin belum bisa dikonfirmasi wartawan. Menurut petugas jaga, dias sedang berada di Jakarta karena ada urusan penting. (F2-73k)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA