logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 April 2004 SEMARANG
Line

Dua Perahu Terbalik di Rawapening

  • Dua Tewas Seketika, 8 Selamat

SALATIGA- Sepuluh pelajar SMP Muhammadiyah Salatiga, Selasa (20/4) sore tenggelam di perairan Rawapening yang masuk wilayah Dukuh Rejosari, Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Itu akibat dua perahu yang mereka naiki terguling.

Akibatnya dua tewas, seorang dirawat ke RSUD Salatiga, dan yang lain dapat diselamatkan warga. Kondisi korban selamat sudah tampak bugar bugar, namun belum semua masuk sekolah.

"Seorang yang sudah masuk sekolah. Mungkin Kamis mereka sudah masuk semua. Hanya seorang yang masih dirawat di RSUD Salatiga," tutur Kepala SMP Muhammdiyah Salatiga Yudi Haryono SPd.

Keterangan yang diperoleh Rabu (21/4) menyebutkan, seusai pulang sekolah sembilan pelajar SMP tersebut bermain ke rumah Diska Wiranti Yulinda (14) di Desa Rowosari. Setelah makan siang di rumah Diska, di antara mereka ada yang mengusulkan naik perahu ke perairan Rawapening. Usulan tersebut ternyata disepakati teman-temannya yang lain.

Untuk menuju ke perairan Rawapening, mereka menggunakan dua perahu kecil (jukung). Namun baru berjalan sekitar dua kilometer dari lokasi penambatan perahu, mereka bermain di atasnya dengan cara berjingkrak-jingkrak di atas jukung.

Akibatnya, dua perahu tersebut terbalik bersamaan sehingga semua orang di atasnya jatuh ke perairan dan tenggelam. Korban Diska yang mampu berenang sebenarnya sudah dapat naik lagi ke atas perahu.

Akan tetapi, mengingat sembilan rekannya secara bersama-sama memegang bibir sebuah perahu, perahu itu pun terbalik lagi. Diska pun tercebur lagi.

"Kebetulan saja, saat para korban berusaha naik ke perahu, mereka berteriak-teriak. Saat itu ada dua nelayan yang akan pulang ke rumahnya dan mendengar teriakan tersebut hingga langsung memberikan pertolongan," ujar seorang warga Rowosari.

Mengetahui adanya sejumlah anak yang tenggelam, dua nelayan itu, Husein dan Radi Miyadi, segera memberi pertolongan. Begitu kedua nelayan itu mendekati tempat kejadian, para korban berebut naik ke atasnya. Akibatnya, perahu berukuran 75cm x 6 meter itu pun terbalik juga.

Beruntung, dua nelayan itu termasuk orang yang pandai berenang. Setelah berhasil membalikkan perahunya lagi, kedua nelayan tersebut menolong satu per satu para korban. Hanya dua korban, Diska dan Finawanti (14), warga Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang saat ditolong sudah meninggal. Para korban pun diselamatkan ke daratan.

Visum Luar

Dua orang yang tewas langsung dibawa ke rumahnya masing-masing. Sementara itu, korban Ayunindah (14), warga Rowosari, dilarikan ke RSUD lantaran kondisinya lemah. Hingga Rabu kemarin, korban Ayunindah masih dirawat di Ruang Mawar. Saat dalam perawatan, korban ditunggui keluarga dan handai taulannya.

Kepala SLTP Muhammadiyah mengemukakan, kejadian tersebut berlangsung di luar jam sekolah. Namun, begitu memperoleh informasi adanya kecelakaan tersebut, pada pagi hari dia langsung meminta para guru, karyawan, dan semua murid untuk berdoa bersama. Setelah itu, keluarga besar SLTP itu dibagi dua kelompok untuk bertakziah di dua rumah duka.

Kapolres Semarang AKBP Drs Agus Sukamso MSi melalui Kapolsek Tuntang Iptu Bachrudin mengemukakan, polisi belum meminta keterangan rekan-rekan korban. Sebab, hingga kemarin kondisi mereka masih shocked."Atas permintaan keluarga para korban, polisi tidak melakukan visum dalam, tetapi hanya visum luar saja," jelasnya. (A2,D14-83j)

Korban Kecelakaan di Rawapening

Meninggal:

1). Diska Miranti Yulinda (14)

2). Finawanti (14)

Dirawat di RSUD:

1). Ayu Diningtyas, warga Rowosari

Selamat:

1). Novi, warga Rowosari

2). Henny, warga Rowosari

3). Ririn, warga Sraten Tuntang, Kabupaten Semarang

4). Moch Nasikin, warga Rowosari

5). Robeth, warga Rowosari

6). Agus, warga Rowosari

7). Deva, warga Jaten Gilang Macanan Pabelan Kab Semarang. (A2-84)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA