| Kamis, 22 April 2004 | KEDU & DIY |
Pengejaran Mirip FilmSopir "Ngedan", Nabrak sampai Enam KaliPURWOREJO- Kejadian mirip film laga terjadi di Purworejo, Selasa sore lalu. Kepala Pos Lantas Perempatan Kutoarjo, Bripka Agus Bintoro (38), nekat melompat ke bak mobil pikap untuk menghentikan pelaku tabrak lari. Peristiwa menegangkan itu bermula ketika Santoso (40), guru sebuah SMP di Kebumen, warga Dukuh Kulon RT 3 RW 4, Pituruh, Purworejo, mengemudikan Daihatsu Zebra pikap AA-9263-AC. Dia waktu itu mengajak anaknya, Cahyanto Aji Santoso (4,5). Dia mengemudikan mobil dari arah Pituruh menuju ke Kemiri (timur) melewati jalan tembus Desa Tersidi. Dalam perjalanan dia menabrak becak yang dikemudikan Rudjito (31), warga Desa Pituruh RT 3 RW 4, Pituruh. Sejak itu pengemudi pikap hitam tersebut seperti kesetanan. Dia tancap gas menuju arah jalan umum Klepu, Butuh. Dalam pelarian sampai di Desa Tunjungrejo, Butuh, dia menyerempet Sanex B-6237-EX yang dikemudikan Wagiran (38), warga RT 4 RW 2 Desa Klepu, Butuh. "Pengendara sepeda motor Sanex mengejar. Namun di dekat pertigaan Klepu diserempet lagi hingga terjatuh untuk kali kedua," tutur anggota Lantas Polres Purworejo. Dari pertigaan Klepu, tersangka yang mengemudi sambil memangku sang anak menggeber mobilnya ke arah Kutoarjo (timur). Beberapa polisi lalu lintas di pos perempatan Kutoarjo yang mendapat laporan tabrak lari itu mencegat mobil itu. Semula tersangka berhenti, tetapi kemudian tancap gas lagi ke arah Purworejo. Tidak Sadar Pada saat itu Kepala Pos Lantas Perempatan Kutoarjo, Bripka Agus Bintoro, meloncat naik ke mobil pikap tersebut. "Selama pelarian menuju ke timur, Bripka Agus membujuk tersangka agar menghentikan mobil. Namun dia malah makin nekat," kata Kasat Lantas AKP Arief Kurniawan. Tiba depan bekas jembatan timbang di Kledung, Banyuurip, tersangka malah menyerempet bus PO Citra Adi Lancar AA-2774-AD yang dikemudikan Syamsuar (47), warga Jalan Suak 10 Nomor 54, Desa Besar, Gang Cempaka, Kota Bengkulu. Beberapa saat setelah itu mobil yang dikemudikan Santoso juga menabrak Daihatsu Feroza dan minibus Daihatsu Zebra yang belum diketahui identitasnya. Tiba di perempatan Monumen A Yani tersangka membelokkan mobil ke kiri melalui ring road utara Purworejo. Ketika mengebut di jalan itu tersangka menabrak Suzuki Shogun AB-4429-GF yang dikendarai Sumaryatun (35), warga Jalan Lingkar Utara Nomor 20, RT 4 RW 3 Lugosobo, Gebang. Sang penabrak lari baru terhenti ketika sampai di tikungan tajam Sucenjurutengah, Bayan. Saat roda depan mobilnya masuk jalan berlubang dalam posisi jalan menikung tajam, pikap itu terjungkal. Bripka Agus Bintoro yang berada di bak belakang pun terlempar dan jatuh. Akibatnya, polisi tinggi besar itu tidak sadarkan diri. Dari telinga dan hidungnya keluar darah. Saat ini dia dirawat di RS Bethesda Yogyakarta. Kini mobil tersangka ditahan di halaman Satlantas Polres. Kaca depannya pecah, bumper depan penyok, bodi kiri mobil lecet-lecet. Tersangka kini dirawat di RSUD Purworejo. Adapun korban lain termasuk Cahyanto Aji Santoso hanya terluka ringan. (yon-74g) |