SUARA MERDEKA
 
INDEKS MURIA Selasa, 20 April 2004

BLORA- Janji Kepala Kejaksaan Negeri Blora (Kejari) untuk mengumumkan secara terbuka hasil penyelidikan atas beberapa pelaksanaan proyek di Blora yang diduga bermasalah, benar-benar dipenuhi.

JEPARA-Satu lagi pelajaran buat kaum muda. Jangan hanya mengandalkan fisik dan menyepelekan orang tua. Gara-gara mengganggap enteng seorang kakek, Supaat (28) warga Muryolobo, Nalumsari harus "menelan pil pahit".

PATI- Pernyataan Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana (Diskimpras) Pati Ir Sri Merditomo soal penawaran harga proyek yang tidak logis oleh rekanan, menimbulkan reaksi keras di kalangan rekanan. Sebab, proses penawaran proyek tahun anggaran 2004 di lingkungan dinas itu belum berlangsung.

PATI - Seorang bayi laki-laki sehat ditinggalkan orang tuanya di Rumah Sakit Ibu-Anak (RSIA) Mitra Bangsa Jl Kol Sugiyono 75 Pati. Belum lama ini bayi itu diadopsi orang Semarang. Tidak disebutkan identitas pengadopsinya.

REMBANG - Para caleg dari Partai Golkar, khususnya yang meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya meminta agar DPD partainya tetap konsisten pada kesepakatan awal. Bila tidak, sudah dipastikan akan terjadi permasalahan yang cukup besar, bahkan bisa mengarah adu fisik.

KUDUS- Semua jalan yang rusak di Kabupaten Kudus, baik jalan nasional maupun provinsi, harus segera diperbaiki. Jadi tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kecelakaan. Hal itu diungkapkan Bupati HM Tamzil dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir Sutomo dalam rapat koordinasi membahas jalan rusak dan berlubang di semua wilayah Kudus.

JEPARA - Kayu jati bahan mebel makin langka. Tak pelak, pemerintah dan pengusaha Jepara pun harus berani berburu kayu ke luar Jawa. Jika hanya mengandalkan produk jati Perhutani tak pernah cukup.

KUDUS-Gubernur Jateng lewat Kepala Badan Koordinasi Wilayah I Pati Ir M Saleh, kemarin, menyerahkan bantuan Rp 48,5 juta untuk korban bencana alam di Kudus.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA