logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 April 2004 PANTURA
Line

13 Pengeroyok Slamet Dikenai Wajib Lapor

PEMALANG- Tiga belas pengeroyok Slamet Tri Tunggal (23), warga Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Pemalang dikenai wajib lapor. Mereka tidak ditahan karena pertimbangan akan ada penyelesaian secara kekeluargaan kedua pihak yang dijembatani aparat Polsek.

"Kendati kasus itu akan diselesaikan damai, berkas perkara pelaku tetap dibuat. Sewaktu-waktu mereka berbuat hal yang sama, sudah ada catatannya," kata Kapolres AKBP Drs Moechgiyarto, kemarin.

Seperti diberitakan (Suara Merdeka, 19/4), Slamet dikeroyok ketika sedang menunggui Eko (21) yang sedang berpacaran dengan gadis warga Dukuh Leboyo. Tanpa diketahui sebab-sebabnya, 13 pemuda dukuh itu mengeroyok korban. Hingga kemarin, korban masih dirawat di RS Santa Maria dengan luka patah tulang belakang dan robek bagian kepala.

Menurut penjelasan Kapolres, para pengeroyok tidak ditahan bukan karena Polsek takut digeruduk massa seperti isu yang terdengar saat ini. Namun, akan ada upaya damai dari kedua pihak. Dengan demikian, langkah positif itu harus disambut baik kendati berkas tetap dibuat.

Sementara itu Slamet menceritakan, dia ikut mengantar Eko berpacaran sebenarnya hanya ingin menagih janji temannya itu yang akan memperbaiki motornya yang rusak setelah dipakai kampanye. Motor itu kini rusak parah dan sudah berada di bengkel, akan tetapi belum diperbaiki.

Eko berjanji akan mengganti biaya setelah mendapat uang dari pacarnya. Karena itu, korban mau saja diajak Eko menemui pacarnya. Ternyata ketika menunggui pacaran, ada serangan dari sejumlah pemuda dan dia yang kena pukulan. Adapun Eko lari menyelamatkan diri dengan terjun ke dalam Sungai Comal.

Menurut penuturan korban, saat itu dirinya ditenggelamkan ke dalam sungai. Jika kepalanya muncul, langsung dipukul. Lalu diseret ke daratan. Pengeroyokan itu baru berakhir setelah ada petugas Hansip yang melerai. (sf-20j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA