logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 April 2004 PANTURA
Line

"Jangan Sekadar Diperbaiki"

KAJEN-Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan Rasjoyo mengemukakan, tanggul di Kesesi yang rusak seharusnya tidak sekadar diperbaiki. Harus ada evaluasi mengapa selalu ada kerusakan kualitas konstruksi.

Dalam PP Nomor 29/2000, kata dia, disebutkan bahwa setiap proyek harus memiliki jaminan konstruksi. Jadi evaluasi untuk mengetahui kenapa konstruksi tersebut rusak harus dilakukan. "Selain Pemkab harus secepatnya memperbaiki tanggul, evaluasi untuk mengetahui penyebab kerusakan patut dilakukan," katanya.

Rasjoyo mengakui, keterbatasan dana Pemkab selama ini menjadi alasan kenapa semua fasilitas umum yang rusak tidak cepat diperbaiki. Hal itu, ungkap dia, seharusnya bisa diatasi jika pembiayaan sektor lain yang tidak mendesak dikurangi. "Misalnya, pembiayaan pelatihan-pelatihan dikurangi untuk membiayai sektor yang mendesak seperti ini," tegasnya.

Sementara itu, Kabag Pembangunan Pemkab Drs Mujiyanto ketika dimintai konfirmasi mengatakan, perbaikan tanggul di Kesesi yang rusak sebenarnya sudah dianggarkan dalam tahun anggaran ini.

Sebab, sebelum bobol sepekan yang lalu memang sudah ada kebocoran di beberapa bagian tanggul.

"Namun, tentu anggarannya tidak besar. Padahal, setelah tanggul bobol jelas diperlukan dana yang lebih besar," tegasnya.

Namun, Bupati Pekalongan Drs H Amat Antono, ujar dia, telah memerintah dirinya agar segera memperbaiki tanggul yang rusak tersebut. Adapun pembiayaannya akan diambilkan dari pos lain. (G16-20e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA