logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 April 2004 MURIA
Line

Bayi Laki-laki Ditinggal Ibunya di RS

  • 200 Orang Berdatangan Ingin Mengadopsi

PATI - Seorang bayi laki-laki sehat ditinggalkan orang tuanya di Rumah Sakit Ibu-Anak (RSIA) Mitra Bangsa Jl Kol Sugiyono 75 Pati. Belum lama ini bayi itu diadopsi orang Semarang. Tidak disebutkan identitas pengadopsinya.

Humas Yayasan Bumi Wali Songo Jateng Heru C Amari mengatakan, proses adopsi berlangsung demokratis dan transparan. Sejak diumumkan pada masyarakat tiga hari sesudah bayi lahir, telepon di rumah sakit terus berdering. Bahkan, 200 orang dari berbagai daerah datang ke rumah sakit itu guna mengadopsi jabang bayi tersebut.

RSIA kemudian membagi formulir isian kepada mereka. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, hanya 30 formulir yang dikembalikan ke rumah sakit. Oleh pihak rumah sakit, formulir itu langsung diseleksi guna mengukur keseriusan para calon orang tua asuh. Akhirnya, 20 calon dinyatakan lolos.

Untuk menentukan siapa yang berhak mengadopsi, dilaksanakan pengundian secara terbuka. Acara itu dihadiri 14 pasangan calon orang tua asuh, pengurus yayasan dan aparat dari Pemkab Pati di Balairung RSIA pada 15 April 2004. Wakil Pemkab mengambil satu dari 14 kertas undian dengan mata tertutup agar lebih objektif.

Hal ini sekaligus sebagai konfirmasi atas surat pembaca Suara Merdeka dari salah satu calon orang tua adopsi bayi dari Semarang yang dimuat pada 16 April 2004.

Pemimpin Yayasan Bumi Wali Songo Jateng Djeng Asih selaku pengelola RSIA tersebut kemudian mengumumkan orang tua asuh yang berhak mengadopsi bayi. Suasana disambut isak tangis pasangan suami isteri terutama yang diumumkan sebagai orang tua asuh bagi si bayi. (05-85e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA