logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 17 April 2004 Sala  
Line

Galang Dukungan untuk Tia

KOTA- Tia, salah seorang wakil Jateng asal Solo dalam pentas Akademi Fantasi Indosiar (AFI) tampaknya akan menjadi ikon bagi Kota Bengawan. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan melalui short message service (SMS) agar dia bisa memperoleh nilai tinggi dan tidak tereliminasi.

"Kami akan menggalang du-kungan dari semua pihak, semua warga Solo, agar peduli pada penampilan Tia.

Dia sudah selayaknya menjadi ikon Kota Solo, karena membawa nama kota ini ke pentas nasional," ungkap Sumartono Hadinoto dari Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), kemarin.

Bekerja sama dengan Masyarakat Solo Peduli (MSP) yang selama ini selalu menjadi motor gerakan sosial memajukan kota, Sumartono menilai, penampilan Tia di arena bertaraf nasional itu sangat membanggakan. Karena itu, sudah selayaknya jika warga kota memberikan dukungan.

Untuk itu, segenap potensi kota dikumpulkan dalam membangun dukungan melalui SMS. PMS mengajak semua media massa yang berbasis besar di Kota Solo, yakni Suara Merdeka, Solo Pos, Radar Solo, Bengawan Pos agar mendukung melalui pemberitaan.

"Begitu pula dengan stasiun radio swasta di Solo, kami ajak menyukseskan Tia sampai ke jenjang terakhir dalam final nanti," tandas Ketua Orari Solo itu.

Penampilan Tia saat kualifikasi 12 besar cukup mengundang pujian. Tidak hanya penampilannya yang memang bagus, kualitas suaranya juga dipuji tim juri yang terdiri atas Tri Utami, Hary Rusli, dan Yovie Widianto.

"Trie Utami yang biasanya nyinyir dan kritis dengan penampilan para peserta AFI, ternyata memberikan pujian bagus. Jadi, itu tolok ukur bahwa Tia memang pantas keluar menjadi pemenang. Nah, kalau tidak ada dukungan dari warga Solo, dari mana lagi dia bisa memperoleh dukungan," kata Sumartono sambil mengutip syair lagu AFI.(an-17j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA