logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 17 April 2004 Sala  
Line

Dituduh ''Garap'' Anak, Nyaris Dikeroyok Massa

SRAGEN-Isw (14) remaja warga RT 22 RW 7 Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Sragen, nyaris dihajar massa. Dia dituduh pernah meniduri Bunga (nama sengaja disamarkan, 5), tetangganya.

Kabar yang berkembang membuat heboh warga Desa Celep, Masaran. Orangtua korban bersama warga kemudian mencari Isw. Setelah bertemu, orang tua Bunga menanyakan kebenaran isu dia melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap Bunga.

''Saya tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan itu,'' kata Isw membela diri.

Ketika diamankan di Polsek Kedawung, dia juga mengaku tidak melakukan perbuatan layaknya suami-istri terhadap Bunga.

Atas permintaan orangtua bocah, polisi mengajukan visum et repertum di RSUD Jl Raya Sukowati, Sragen.

Dari hasil visum dokter diperoleh kelasan, Bunga dalam keadaan baik-baik saja dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

Sebaliknya Isw diancam melanggar pasal 289 KUHP, karena diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur.

''Pelaku diduga pernah meraba-raba bagian yang paling sensitif,'' tutur warga.

Kasat Reskrim AKP Widjiono SH ketika dimintai konfirmasi mengaku belum menerima laporan kasus pencabulan yang menimpa Bunga. ''Saya belum menerima laporan perkara itu,'' tuturnya.

Sejumlah tokoh warga Desa Celep berharap, perkara itu diusut tuntas. Namun penyidikannya harus obyektif, karena menyangkut nama seseorang.

Menurut keterangan, kasus itu mencuat saat Ny Inem (45) warga setempat menceriterakan Isw diisukan pernah ''mengerjai'' Bunga. (nin-49)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA