| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 13 April 2004 |
| Pemilu 2004 Sabtu, Pleno Penghitungan Manual
SEMARANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng merencanakan akan melakukan rapat pleno penghitungan suara secara manual tingkat provinsi, Sabtu (17/4) mulai pukul 09.00 di kantor Jl Veteran Semarang. |
Pemilu 2004 Massa PDI-P Ancam Tak Pilih Mega SEMARANG-Ratusan kader PDI-P yang mengklaim berasal dari tiga PAC (Pengurus Anak Cabang) di Kota Salatiga (Tingkir, Sidorejo dan Argomulyo) mendatangi Kantor DPD PDI-P Jateng di Jl Jendral Soedirman, Senin (12/4) malam. |
|
| Pemilu 2004 Coblosan Tak Harus Diulang
SEMARANG - Pemilu 2004 tidak perlu diulang hanya karena adanya kesalahan atau kekeliruan dalam penghitungan suara. Jika kesalahan hanya pada masalah penghitungan, yang diulang cukup penghitungannya. |
Pemilu 2004 Kegagalan IT Jangan Diperalat untuk Tolak Pemilu JAKARTA - Pakar Multimedia Roy Suryo mengungkapkan, dirinya sangat prihatin terhadap situasi terakhir penghitungan suara, menyusul ancaman penolakan dari 21 parpol, kepada Suara Merdeka semalam. |
|
| Pemilu 2004 "Umumkan Pelanggaran Administratif " SEMARANG- Pemantau Pemilu Uni Eropa menilai pesta demokrasi 2004 yang berlangsung di Indonesia telah berlangsung damai dan demokratis. Namun demikian masih terdapat kelemahan-kelemahan administratif dalam pelaksanaannya. |
Pemilu 2004 ''Paloh dan Wiranto Melanggar''
JAKARTA-Panitia Pengawas Konvensi Nasional Pemilihan Capres Partai Golkar menganggap dua peserta konvensi, yaitu Surya Paloh dan Wiranto menyimpang dari ketentuan konvensi dengan melakukan pertemuan dengan sejumlah DPD Golkar. |
|
| Pemilu 2004 Panwas DIY Panggil KPU YOGYAKARTA-Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Provinsi DIY kemarin (12/4) memanggil KPU setempat, guna mengklarifikasi sejumlah temuan berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2004. Di antaranya tentang penemuan sejumlah surat suara cadangan, selain di tempat pemungutan suara (TPS). |
Pemilu 2004 Tiga Partai Siap Adang PDI-P SURABAYA-Penghitungan suara secara manual hasil Pemilu 2004 belum diperoleh dan anggota legislatif baru belum ditentukan dan disahkan. Namun, tiga partai peraih kursi di DPRD Kota Surabaya telah mengikat kontrak politik untuk 'mengadang' laju PDI-P dan Partai Golkar kembali mendominasi di parlemen Surabaya. |
|