
| Selasa, 13 April 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Ketua Partai Golkar Mundur dari CalegBATANG- Meski sudah dipastikan duduk di kursi legislatif DPRD Kabupaten Batang, Ketua DPD Kabupaten Partai Golkar H Hery Taryadi malah mengundurkan diri. Alasannya, dia akan lebih berkonsentrasi untuk membesarkan partai. Di bawah kepemimpinanya, partai berlambangkan Pohon Beringin itu dalam Pemilu 2004 ini dapat menambah perolehan kuota kursi. Hasil Pemilu 1999 Partai Golkar menempatkan empat wakilnya di kursi DPRD Kabupaten, kini diprediksikan meraih lima kursi. Tiap-tiap daerah pemilihan (DP), Partai Golkar akan menempatkan wakilnya, termasuk H Hery Taryadi yang menempati nomor urut paling atas di DP 1 (Kecamatan Batang). Di DP itu dia bersaing dengan putranya, H Tofani Dwi Arieyanto SH, yang dicalonkan FPDI-P dan juga mendapatkan kuota kursi. "Sekali lagi saya mundur semata-mata untuk membesarkan Partai Golkar. Tidak ada alasan lain termasuk ada anak saya Ari (Tofani Dwi Arieyanto SH) yang kebetulan dicalonkan PDI-P," ungkap pengusaha jasa konstruksi itu. Dia menjelaskan, kedudukannya nanti di DPRD Kabupaten akan diserahkan ke nomor urut di bawahnya, Nur Untung Slamet. "Saya ikhlas lahir batin. Tidak ada tekanan. Sekali lagi, saya mundur karena lebih mengutamakan untuk membesarkan Partai Golkar." Mengenai alasan nama dia tetap dicantumkan dalam daftar tetap dalam pemilu, kata dia, itu strategi untuk meraih suara sebanyak mungkin. Bahkan, jauh hari sebelum disibukkan dengan penentuan daftar caleg, dia sudah memberi isyarat seandainya duduk di DPRD Kabupaten pun gajinya akan diserahkan ke partai untuk kegiatan operasional. Patut Diteladani Beberapa kader yang ditemui secara terpisah menilai, apa yang ditempuh H Hery Taryadi itu patut diteladani. "Kalau di partai lain banyak yang rebutan untuk duduk di kursi DPRD, tapi Pak Haji (panggilan akrab H Hery) justru legawa menyerahkan ke kadernya. Yang lebih hebat lagi, ternyata dia akan berkonsentrasi untuk membesarkan partai. Kader partai yang demikian itu barangkali hanya ada di Partai Golkar," ujar Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Warungasem H Moh Rali yang juga caleg nomor urut 3 di DP V (Bandar, Wonotunggal, Warungasem). Sementara itu dari sumber di KPU diperoleh data, PAN akan menambah kursi perolehan menjadi empat. Satu kursi diperoleh dari DP V. Pemilu 1999, PAN hanya mampu meraih dua kursi, dalam Pemilu 2004 ini akan menempatkan wakilnya di DPRD Kabuapten yang berasal dari DP I, II, III dan V. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, diprediksi PDI-P akan mempertahankan 17 kursinya, disusul PKB dan PPP masing-masing tujuh kursi, Partai Golkar dan pendatang baru Partai Demokrat masing-masing lima kursi, dan PAN empat kursi. Hasil ulang penghitungan surat suara sampai akhir sore kemarin, PDI-P meraih 136.379, PKB 67.790, PPP 54.349, Partai Golkar 43.241, Partai Demokrat 22.038. (ar-20j) |