
| Selasa, 13 April 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Lima Pencuri Jebol Kantor Sirup ABC
SLAWI- Kawanan pencuri berjumlah lima orang, Minggu (11/4) pagi lebih kurang pukul 05.00 lalu, beraksi di kantor pemasaran PT ABC Hainz di Jalan Raya Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Pencuri yang tak bertopeng itu, tutur satpam, tiba-tiba sudah masuk ke halaman kantor pemasaran minuman sirup ABC tersebut. Kawanan itu mencongkel pintu masuk kantor. Namun, aksi itu diketahui dua petugas satpam yang berjaga, setelah mendengar suara mencurigakan. Dua petugas satpam tersebut, Yulianto (35) dan Daryono (50), lalu berteriak keras, "Eh, ada maling, maling, ...." Teriakan itu tidak membuat pencuri takut, justru berbalik mendatangi. Kedua satpam itu akhirnya takluk di tangan kawanan pencuri yang bersenjata tajam. Keduanya disekap dengan diikat tangannya. Setelah melumpuhkan kedua penjaga itu, penjahat masuk ke ruang kantor. Mereka mencari sesuatu di ruang itu. Namun, yang dicari tidak ditemukan. Lalu mereka mengobrak-abrik ruangan. Jebol Pintu Aksi selanjutnya adalah menjebol pintu menuju ke ruangan kasir. Sebuah brankas yang dapat dibuka secara paksa ternyata tidak berisi sejumlah uang. Pencuri kemudian membuka laci kasir dan menemukan pecahan uang logam dalam plastik berjumlah Rp 200.000. Uang itu dengan tergesa-gesa dibawa kabur. Lantaran gugup, sejumlah uang receh tersebut berceceran di lantai kantor. Sementara itu, dua satpam yang dapat melepaskan diri segera melapor ke Mapolsek Kramat. Laporan itu membuat kawanan pencuri panik. Aksi pencurian itu hanya berjalan kurang dari 15 menit. Sebab, mereka lebih memilih mengambil langkah seribu meninggalkan lokasi kejadian. Apalagi, dua anggota Polsek Kramat yang dipimpin Kapolsek AKP Moch Sahri SH yang sedang berpatroli cepat datang ke lokasi kejadian. Mereka mendapat laporan bahwa pencuri tancap gas ke timur, karena takut polisi sebentar lagi datang. "Dari suara mobilnya, pencuri tancap gas ke timur menuju ke Semarang," tutur Julianto kepada penyidik dari Reskrim Polres Tegal dan Polsek Kramat. Kapolres Tegal AKBP Drs Moch Iriawan MM melalui Kaurbinopreskrim Iptu Sugeng menjelaskan, kerugian akibat kejadian itu hanya Rp 400.000. Barang-barang lain tidak ada yang hilang kecuali uang pecahan logam di laci kasir. Sementara itu, Hartoyo, salah seorang pimpinan kantor pemasaran tersebut, hingga kemarin belum bisa dimintai konfirmasi.(D12-20j) |