logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 7 April 2004 Sala  
Line

Tahun 2003 Pemasukan dari IMB Rp 3 Miliar

BALAI KOTA - Upaya Pemkot Surakarta memberikan kemudahan bagi kalangan swasta untuk menanamkan modal tampaknya berbuah. Jumlah investor yang menanamkan modal di Solo selama 2003, mencapai angka yang cukup fantastis.

Dilihat dari kualitas bangunan yang dibangun pihak ketiga di Kota Bengawan selama 2003 lalu, nilainya tak kurang dari Rp150 miliar atau meningkat 20% lebih.

"Iklim investasi di Solo cukup prospektif. Salah satu indikatornya yakni kualitas bangunan yang dibangun pihak ketiga. Untuk pendapatan retribusi IMB-nya saja, Pemkot bisa memenuhi pemasukan Rp 3 miliar pada 2003 lalu. Jumlah itu tidak termasuk proyek-proyek milik Pemkot yang juga dikenai retribusi IMB," kata Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Ir Masrin Hadi ketika ditemui di kantornya, kemarin.

Advise Planning

Berdasarkan ketentuan, untuk memperoleh IMB, pemilik harus mengajukan advise planning (AP) dan melunasi retribusi sebesar 1,75% dari rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan fisik gedung yang diajukan pemilik.

Jika 1,75% saja nilainya Rp 3 miliar, investasi yang ditanam investor dalam pembangunan fisik bisa mencapai 150 miliar. Itu belum termasuk penanaman modal di bidang lainnya, misalnya penyerapan tenaga kerja dan pajak-pajak dari investor yang masuk ke Pemkot.

"Nilainya memang meningkat cukup tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Indikator lainnya dari segi ekonomi. Solo juga terbilang ada peningkatan dengan masuknya investor," kata dia.

Pada tahun 2000, pemasukan dari retribusi IMB hanya Rp 350 juta. Tahun berikutnya, angka itu meningkat dua kali lipat menjadi Rp 750 juta. Pada tahun 2002 meningkat lagi menjadi Rp 2 miliar, lalu pada 2003 lalu meningkat lagi 50% menjadi Rp 3 miliar.

Kenaikan retribusi itu erat kaitannya dengan banyak bangunan-bangunan besar yang dibangun investor di Solo seperti Solo Grand Mall dan pusat perbelanjaan lain.

Pihak ketiga yang ingin menanamkan modal di Solo, lanjut Masrin, silih berganti. Mereka tertarik dengan berbagai kelebihan di kota itu. Banyaknya investor yang datang, tak lepas dari iklim kondusif kota budaya tersebut. Selain itu Pemkot juga memudahkan persyaratan serta perizinan bagi investor yang masuk ke Solo. (G18-86i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA