logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 7 April 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

PKB Leading di Jatim, di Ambon PDI-P Teratas

SURABAYA-Hasil penghitungan suara sampai hari Rabu (7/4) pukul 17.00 di posko penghitungan suara Gedung Negara Grahadi Surabaya menunjukkan, PKB tetap leading perolehan suara. Sedangkan PDI-P menang pengumpulan suara di Kota Surabaya.

Secara akumulatif, jumlah dukungan politik yang didapat PKB se-Jatim sebanyak 1.625.252 suara. Sedangkan data penghitungan suara yang dilakukan sendiri DPW PKB Jatim mencapai 2,8 juta suara. ''Itu pun baru laporan penghitungan suara sementara dari 16 kabupaten/kota,'' ujar Ketua PKB Jatim Choirul Anam kepada Suara Merdeka, Rabu (7/4).

Perolehan suara partai untuk DPRD Jatim posisi kedua ditempati PDI-P dengan dukungan politik sebanyak 1.170.066 suara, urutan ketiga Partai Golkar dengan 767.699 suara, ranking keempat Partai Demokrat (PD) dengan 366.159 suara. Kemudian PPP dengan 360.050 suara, keenam PAN dengan 247.169 suara, ketujuh PKS 146.382 suara, kedelapan PKPB dengan 112.488 suara, kesembilan PBB dengan 71.898 suara, dan kesepuluh Partai Patriot Pancasila dengan 59.874 suara.

Hampir semua kawasan Tapal Kuda dimenangkan PKB. Suara PKB jeblok di sebagian kecil kawasan Mataraman. Yakni, Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Kabupaten Trenggalek. Di daerah itu suara Partai Demokrat dan PDI-P leading dibanding PKB.

Sementara itu, penghitungan sementara di Kota Surabaya, PDI-P leading dibanding partai lain. PDI-P mendapat dukungan 329.092 suara. Disusul PKB dengan 270.572 suara, dan Partai Demokrat dengan 162.448 suara.

Perolehan suara PDI-P itu jauh merosot dibanding hasil Pemilu 1999. Partai ini pada pemilu 5 tahun lalu mampu mendulang dukungan lebih 750 ribu suara. Mereka meninggalkan jauh partai lainnya. Pemilu 1999 PDI-P Kota Pahlawan berhasil menempatkan 22 kadernya di kursi DPRD Kota Surabaya.

Untuk Pemilu 2004, diperkirakan PDI-P paling banter menempatkan 12 sampai 13 kadernya di DPRD Kota Surabaya. Posisi kedua disusul PKB. Fenomena menarik berdasar penghitungan suara sementara Pemilu 2004 adalah adanya 3 partai baru yang bisa menempatkan beberapa kadernya di Dewan. Yakni, Partai Demokrat, PKS, dan PDS. Ketiga partai ini diperkirakan bisa menempatkan 3 sampai 5 kadernya di Dewan.

Di Ambon

Sementara itu, PDI-P hingga Rabu (7/4) pukul 08.00 WIT masih menempati posisi teratas perolehan sementara hasil suara Pemilu 2004 di Kota Ambon. Berdasarkan data terakhir di KPUD Kota Ambon, moncong putih unggul jauh di atas rival terdekatnya, Partai Golkar.

Di daerah pemilihan Ambon I dan III, PDIP memimpin sementara dengan perolehan suara sebesar 4.615 untuk posisi DPR-RI, 2.709 untuk DPRD Provinsi dan 2.419 untuk DPRD Kota Ambon. Perolehan suara ini jauh di atas hasil perolehan Partai Golkar yang hanya memperoleh 1.438 suara untuk DPR-RI, 2.3083 untuk DPRD Provinsi dan 1.358 untuk kursi DPRD Kota.

Partai baru yang mengejutkan banyak pihak karena berhasil menggeser raksasa beringin adalah Partai Damai Sejahtera (PDS). PDS secara gemilang memperoleh angka sementa 2.706 untuk DPR-RI. Di posisi keempat menempel Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Menyusul Partai Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara itu, hasil hitungan sementara yang diterima KPUD Riau pada 7 April 2004 hingga pukul 07.30 WIB, untuk suara DPR RI, Partai Golkar masih berada di urutan teratas mencapai 4.982 suara meninggalkan partai-partai lain.

PDI Perjuangan dengan 1.322 suara pada posisi kedua. Berikutnya, tanpa disangka partai baru di bawah pimpinan Zainuddin MZ, Partai Bintang Reformasi (PBR) mempu mengungguli PAN dan PPP. Hingga saat ini PBR mampu merah 1.001 suara, sedangkan PPP 869 suara yang selanjutnya menyusul PAN 836 suara.

Sementara itu, di luar negeri PDI-P memimpin. Termasuk di negeri telenovela, Mexico. Siaran pers Kedubes RI di Mexico City, Rabu (7/6) menyebutkan, PDI-P berhasil mendulang suara 21. (G14,dtc-64)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA