
| Rabu, 7 April 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Soeharto Tak Mampu Sedot Suara bagi PKPBJAKARTA-Sebelum pemilu berlangsung, banyak pihak menduga suara Partai Golkar akan tersedot oleh Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang mengusung nama Soeharto. Namun ternyata PKPB tidak terlalu kuat untuk mencuri suara Golkar. Hasil perolehan suara sementara dari pusat tabulasi nasional KPU sampai pukul 12.00 WIB, Golkar masih memimpin di peringkat pertama dengan perolehan suara 25,5 persen. Sementara PKPB yang mencalonkan Mbak Tutut sebagai calon presiden hanya nangkring di posisi 8 dengan perolehan suara 2,24 persen. Tentu peringkat parpol ini masih terus berubah-ubah, karena data yang masuk ke data IT KPU baru sebagian kecil saja. Namun diperkirakan suara Golkar akan terus meningkat. Wasekjen DPP Partai Golkar yang juga sekretaris Bappilu Golkar Rully Chaerul Azwar menyatakan, perolehan suara partainya yang memimpin perolehan sementara berkat hasil kerja keras. Dengan perolehan suara ini, kata Rully, berarti massa Golkar tidak lagi menggantungkan pada figur lama, seperti Soeharto. ''Masyarakat menilai masa lalu bukanlah akibat rezim, tapi pada output-nya, kinerjanya. Jadi sekarang Golkar dipilih, karena output Partai Golkar, bukan disimbolkan pada orang-orang masa lalu. Masyarakat lebih melihat sistemnya,'' ujar Rully. (dtc-64) |