
| Rabu, 7 April 2004 | Olahraga |
Suporter Persema Bakal Serbu YogyakartaMALANG-Menghadapi PSIM dalam lanjutan kompetisi Divisi I Liga Pertamina, 11 April mendatang, dipastikan supporter Persema bakal berbondong-bondong ke Stadion Mandala Krida Yogyakarta. Bahkan beberapa koordinator sudah membuka pendaftaran sejak beberapa hari lalu. Kubu Persema sendiri terus memoles lini depan serta mencoba memadukan kerja sama, khususnya terhadap dua pemain asingnya, Rodrigo Araya dan Renato Carlos. Pelatih Rohanda dipusingkan oleh karakter berbeda, pada dua pemainnya tersebut. Keduanya terkesan kaku pada posisinya. Rodrigo Araya yang biasa menjadi playmaker, terbiasa tidak menahan lama bola di kakinya. Dia harus segera memberi umpan ke rekannya. Renato sendiri yang biasa beroperasi di tengah, cenderung ingin berlama-lama mengolah bola. "Kalau mereka berdua bisa bekerja sama, niscaya lini tengah akan kuat. Tak tertutup kemungkinan PSM bermain keras dan menekan, apalagi tampil di stadion sendiri, Mandala Krida," kata manajer tim Bambang Dh Suyono saat ditemui di stadion Gajayana, kemarin. Dia juga masih prihatin dengan kondisi lini depan yang mandul. Pemain-pemain depannya adalah Ahmad Junaedi, Choli Misrun, Saiful Imron, Kris Daniel dan M Arifin. Keluhan itu sudah disampaikan kepada pelatih. "Tidak ada coret-mencoret. Yang tahu persis kondisi pemain adalah saya," kata Rohanda, usai melatih timnya.
Bek Sayap Di sisi lain, dia juga berusaha meningkatkan kemampuan dua bek sayap, M Kamri dan Rasmoyo. Keduanya dinilai masih lemah. Dalam beberapa kali uji coba, terlihat bobolnya gawang Persema karena lemahnya mereka. Pertandingan lawan PSIM diperkirakan berjalan menarik. Kedua tim masih bercokol di papan bawah Wilayah Barat. Persema berada di posisi 9,sedangkan PSIM di urutan 10. Tentang kemungkinan pertandingan tersebut dilangsungkan malam hari, Bambang Dh Suyono tidak mempermasalahkannya. Di Stadion Gajayana, Persema sudah berlatih malam hari, karena kebetulan stadion ini dilengkapi fasilitas lampu.(jo-22) |