logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 7 April 2004 Olahraga  
Line

Wakil Jateng Tetap Hadapi Banyak Kendala

  • Bila Perubahan Jadwal Dipenuhi

KUDUS- Mantan Ketua Umum Persiku Kudus H Moh As'ad memprediksi, wakil Pengda PSSI Jateng ke Kompetisi Divisi II Nasional akan menghadapi banyak kendala, sekalipun nanti usulan perubahan jadwal dipenuhi. ''Saya kira banyak kendala akan dihadapi, baik itu teknis maupun nonteknis,'' ucapnya saat dihubungi di ruang kerjanya, kemarin.

Apalagi, lanjutnya, sulit rasanya PSSI akan memenuhi permintaan perubahan jadwal karena menyangkut kebijakan nasional. Jateng yang harus menyesuaikannya, bukan sebaliknya.

''Sebenarnya kalau pengurus Pengda PSSI Jateng sejak dini bertindak lebih tegas, persiapan tim yang akan terjun ke Divisi II nasional akan lebih baik,'' ungkap salah seorang pengurus PSSI itu. Dia pernah mengusulkan agar Pengda Jateng menyatakan force majeur, sehingga ditetapkan saja wakil Jateng pe-ringkat pertama dan kedua putaran I untuk diterjunkan ke putaran nasional. Hal ini berkaitan dengan adanya kegiatan kampanye dan Pemilu 2004.

Seperti diberitakan Suara Merdeka (7/4), PSSI Jateng menerima edaran dari PSSI yang menyebutkan babak penyisihan Divisi II pada tiap-tiap pengda harus sudah selesai pertengahan April. Hasilnya pada 25 April sudah harus dikirim ke PSSI, karena mulai 1 Mei putaran Kompetisi Divisi II Nasional akan dimulai.

Dengan adanya surat tersebut, PSSI Jateng akan mengundang perserikatan peserta Kompetisi IIA pada 9 April untuk membahas soal tersebut. Sebab, Kompetisi Divisi IIA Jateng baru diselesaikan setengah putaran, dan sisanya akan diputar mulai 14 April. Putaran kedua memakan waktu lebih kurang 1,5 bulan. Jadi, jelas Pengda PSSI Jateng tidak dapat memenuhi permintaan PSSI menetapkan wakil pada 25 April.

Darurat

Dengan pekembangan tersebut, sambung mantan pengurus Pengda PSSI Jateng itu, persoalannya menjadi dilematis. Pada satu sisi, kompetisi baru separo jalan. Pada sisi lain, PSSI sudah minta agar wakil daerah sudah harus segera diketahui.

As'ad sebelumnya sudah mengusulkan, agar kompetisi tidak diteruskan dengan alasan force majeur. Sebagai konsekuensi, Pengda harus tegas tapi bijaksana menjelaskan kepada tim-tim peserta dengan memutuskan peringkat pertama dan kedua putaran pertama berhak mewakili Jateng ke putaran nasional.

''Saran ini pernah saya lontarkan saat Rakernas PSSI. Ada Pak Djanu dan Pak Tedjo dari Pengda PSSI Jateng ,'' tuturnya.

Dengan akan tetap menggelar putaran kedua, jelas posisi Pengda Jateng serbasulit. ''Kalau tetap dijalankan, waktunya bertabrakan dengan jadwal Divisi II Nasional. Bila jadwal nasional diundur, tim yang mewakili kendalanya cukup berat,'' ujarnya.(P7-22j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA