logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 7 April 2004 Olahraga  
Line

Target Juara Dinilai Berlebihan

SEMARANG- Target juara yang dicanangkan manajemen tim PSIS Semarang dalam Kompetisi Liga Indonesia dipandang berlebihan. Hal itu, dalam pandangan mantan manajer tim Simon Legiman, dikhawatirkan akan jadi bumerang. Sebab, beban para pemainnya menjadi berat yang tentu akan memengaruhi penampilan mereka dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Target juara itu berlebihan. Manajemen tim seharusnya bisa lebih realistis dalam mematok target. Jika terlalu tinggi, akan membebani para pemain," katanya di Semarang, baru-baru ini.

Target juara memang tidak ada salahnya. Namun, seharusnya manajemen tim bisa memberikan target tersebut secara bertahap dengan melihat kondisi terlebih dulu. Paling tidak, menarget lima besar dulu. Jika target tersebut terpenuhi pada putaran pertama, baru target dinaikkan menjadi juara.

"Jangan menarget juara dulu. Akan tetapi bertahap, mulai lima besar kemudian meningkat menjadi juara. Hal itu akan membuat pemain bisa lebih berkonsentrasi untuk mencapai target maksimal," ungkap pria yang pernah menjadi manajer Persebaya Surabaya itu.

Putaran Pertama

Sebagai warga Semarang, Simon juga menginginkan PSIS menjadi juara seperti pada Kompetisi Liga Indonesia V lalu. Namun, melihat kondisi PSIS di Liga Indonesia X ini, target juara akan sulit terpenuhi walau peluangnya masih terbuka.

Alasannya, pada putaran pertama ini posisi PSIS masih berada di urutan 8 dengan mengantongi 19 poin dari hasil lima kali menang dan empat kali seri. Padahal, Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan sudah bermain 14 kali, sementara tim-tim lainnya baru menjalani 9-12 kali pertandingan. Tiga sisa pertandingan bagi anak-anak asuhan Cornelis Soetadi adalah menghadapi juara bertahan Persik Kediri, Persijatim Solo FC, dan PSS. Tiga pertandingan itu dalam penilaianya sangat berat.

"Memang sayang jika PSIS tidak bisa menjadi juara. Padahal, sudah disokong dana yang besar dari APBD Kota Semarang. Namun, kita harus realistis. Kompetisi tahun lalu bisa dipakai sebagai pelajaran bagaimana sulit menempati papan atas," ungkapnya.

Menurut prediksi dia, berdasarkan penampilan Agung Setyabudi dan kawan-kawan pada dua pertandingan kandang terakhir lalu, pasukan Mahesa Jenar diperkirakan hanya akan bisa bertengger di papan tengah. Bila manajemen tim tetap menarget juara, maka skuad PSIS harus berintropeksi diri untuk memperbaiki kelemahan dan kekurangannya.

"Masuk di papan tengah saja sudah sangat bagus. Jika tetap ingin juara, siap-siap kecewa saja," katanya. (H13-22j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA