logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 7 April 2004 Berita Utama  
Line

Sistem TI KPU Lemah

JAKARTA- Sistem teknologi informasi (TI) yang mati di Tabulasi Nasional Pemilu 2004 pada Selasa (6/4) malam adalah buntut dari ketidakmengertian para pelaksana dan juga kelemahan sistem TI itu sendiri. Demikian dikemukakan pakar telematika RM Roy Suryo, kemarin.

Pernyataan tersebut diungkapkan menyikapi sistem TI yang mati 20-an detik pada Selasa (6/4) malam, lebih kurang pukul 19.10. Pada saat itu, angka-angka penghitungan suara yang telah terdata kembali ke angka nol. ''Pelaksananya mungkin benar-benar kurang mengerti permasalahan pemilu yang sesungguhnya. Dengan demikian, karena peristiwa ini memang sudah perlu diaudit,'' ungkapnya.

Seperti diberitakan, KPU sudah mengeluarkan data dan menginformasikan penghitungan sudah mencapai angka 70.477.672. Akan tetapi setelah dipertanyakan, ternyata angka dikoreksi jadi 4.234.702.

Menurut penilaian Roy, pemerintah dalam hal ini presiden yang memberi kewenangan terhadap KPU, harus bertindak untuk menyelamatkan situasi. ''Saya katakan, ini sudah darurat. Kalaupun ada pengoreksian, sebenarnya tidak boleh begitu saja dikoreksi. Ini harus diinformasikan, kalau perlu diberikan keterangan yang jelas kenapa dari angka nol bisa muncul jadi angka empat juta,'' lanjut Roy Suryo.(bn-87j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA